Selasa, 6 Oktober 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Asing Jual Saham Rp 10,24 Triliun, IHSG Merosot Hampir 7 Persen

Asing Jual Saham Rp 10,24 Triliun, IHSG Merosot Hampir 7 Persen
Asing Jual Saham Rp 10,24 Triliun, IHSG Merosot Hampir 7 Persen. (Ilustrasi: AI)

Tekanan pasar saham Indonesia terasa sepanjang September, ketika gejolak global meningkat. Investor asing berbalik menjual saham dengan nilai bersih Rp 10,24 triliun, sementara IHSG turun hampir 7 persen dalam sebulan.

Angka itu disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan secara virtual, Senin (5/10/2026). Aksi jual asing pada September berbanding terbalik dengan bulan sebelumnya, saat mereka masih mencatatkan pembelian bersih Rp 1,19 triliun.

Perubahan arus dana tersebut berlangsung saat pasar keuangan global menghadapi volatilitas yang meningkat. Hasan menyebut eskalasi tensi geopolitik dan kenaikan suku bunga global turut memengaruhi pergerakan saham domestik.

Dampaknya tampak pada penutupan IHSG. Indeks berakhir di level 6.071,14 pada akhir September, terkoreksi 6,96 persen secara bulanan.

Pelemahan berlanjut pada awal Oktober. Pada perdagangan Kamis, 1 Oktober 2026, IHSG ditutup turun 1,01 persen atau 61,63 poin ke posisi 6.009,50. Indeks melemah selama enam hari perdagangan berturut-turut.

Perdagangan hari itu bergerak dalam rentang cukup lebar. IHSG sempat menyentuh level tertinggi 6.095, lalu turun hingga 5.973 sebelum ditutup. Tekanan juga meluas ke banyak saham: 450 saham melemah, 206 menguat, sedangkan 134 saham tidak berubah.

Investor asing masih membukukan jual bersih pada hari tersebut, meski nilainya jauh lebih kecil daripada akumulasi September. Di seluruh pasar, net sell asing tercatat Rp 241,86 miliar.

Namun, arus transaksi tidak seragam pada setiap saham. Data perdagangan yang dikutip Kontan menunjukkan investor asing tetap memborong sejumlah emiten pada awal Oktober. Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), misalnya, mencatat pembelian bersih asing Rp 79,13 miliar pada Kamis, 1 Oktober. Fakta itu berlangsung ketika IHSG terkoreksi dan mayoritas saham berada di zona merah.

OJK sebelumnya menyebut net sell asing di pasar saham mencapai Rp 10,24 triliun sepanjang September. Pada Agustus, arus bersih justru masuk sebesar Rp 1,19 triliun. Selisih arah tersebut menandai perubahan tajam dalam transaksi investor asing dari satu bulan ke bulan berikutnya.

Untuk September, IHSG ditutup pada level 6.071,14 setelah terkoreksi 6,96 persen secara month-to-month.

Sumber: finance.detik.com

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair