Selasa, 6 Oktober 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

MSFT Stock Hari Ini 6 Oktober 2026: Microsoft Tembus $525,18 (+1,48%) Dekati $4 Triliun Lagi

MSFT Stock Hari Ini
MSFT Stock Hari Ini 6 Oktober 2026: Microsoft Tembus $525,18 (+1,48%) Dekati $4 Triliun Lagi. Credit: Dok. JournalArta

NEW YORK, JOURNALARTA.COM – Saham Microsoft (NASDAQ: MSFT) kembali menunjukkan penguatan signifikan pada penutupan perdagangan 6 Oktober 2026, ditutup pada level 525,18 dolar AS. Angka ini melonjak 7,65 dolar AS atau 1,48% dari penutupan sebelumnya, membawa kapitalisasi pasar raksasa teknologi ini ke angka 3,90 triliun dolar AS, mendekati kembali level 4 triliun dolar AS yang sempat dicapai pada 30 Oktober 2025.

Performa positif ini didorong oleh serangkaian berita baik dan optimisme analis pasar, terutama setelah beberapa lembaga riset besar menaikkan rating dan target harga saham Microsoft. Sebelumnya, saham MSFT sempat diperdagangkan di sesi pre-market pada level 528,10 dolar AS, menunjukkan momentum bullish yang kuat.

Katalis Pendorong Kenaikan MSFT

Lonjakan harga saham Microsoft hari ini tidak lepas dari sejumlah katalisator utama yang menarik perhatian Wall Street:

1. Upgrade dari Melius Research: Analis Ben Reitzes dari Melius Research menaikkan rating saham Microsoft dari ‘Hold’ menjadi ‘Buy’ pada 5 Oktober 2026, dengan target harga ambisius sebesar 665 dolar AS. Reitzes berargumen bahwa ketakutan terhadap kecerdasan buatan (AI) justru menguntungkan perusahaan-perusahaan seperti Microsoft. Ia melihat perusahaan akan mencari ‘secure wrapper’ dari Microsoft untuk mengamankan model AI dan agen AI mereka, menjadikan Microsoft sebagai ‘adults in charge’ di bawah kepemimpinan Satya Nadella.

2. Analis Lain Ikut Menaikkan Target: Sejumlah lembaga keuangan lainnya turut merevisi naik target harga untuk MSFT:

  • Scotiabank: Menaikkan target dari 510 dolar AS menjadi 615 dolar AS dengan rating ‘Outperform’.
  • Wells Fargo: Menaikkan target menjadi 725 dolar AS dari 700 dolar AS, memasukkan MSFT dalam ‘Q4 Tactical Ideas List’ mereka, dengan fokus pada monetisasi AI.
  • Stifel: Menaikkan rating menjadi ‘Buy’ dari ‘Hold’, dengan target harga 575 dolar AS dari 530 dolar AS.

Secara keseluruhan, 68 analis memantau saham Microsoft, di mana 96% merekomendasikan ‘Buy’ dan tidak ada yang merekomendasikan ‘Sell’. Target harga rata-rata dari 59 analis FactSet adalah 579 dolar AS (+10%), dengan target tertinggi di 870 dolar AS (+65%) dan terendah 440 dolar AS.

Fundamental AI dan Cloud yang Solid

Kinerja fundamental Microsoft, terutama di sektor AI dan komputasi awan, tetap menjadi pilar utama pertumbuhan. Pada kuartal ketiga 2026, Microsoft mencatat pendapatan 90 miliar dolar AS, dengan segmen Microsoft Cloud berkontribusi 59,3 miliar dolar AS, tumbuh 27% secara tahunan. Layanan Azure menunjukkan pertumbuhan luar biasa sebesar 43% YoY, menjadi laju tercepat dalam empat tahun terakhir. Pendapatan komitmen (Commercial RPO) mencapai 678 miliar dolar AS, memberikan visibilitas pendapatan yang tinggi.

Adopsi Microsoft 365 Copilot berbayar telah melampaui 30 juta pengguna, dan adopsi Microsoft 365 E7 juga sangat kuat. Azure AI Foundry digunakan oleh 80% perusahaan Fortune 500, menandakan dominasi Microsoft dalam penyediaan infrastruktur AI untuk korporasi. Pertumbuhan AI cloud pada kuartal ini diperkirakan menambahkan 1 triliun dolar AS ke kapitalisasi pasar Microsoft.

Katalis Jangka Pendek dan Prospek Cerah

Beberapa peristiwa penting dalam waktu dekat juga berpotensi menjadi katalis positif. Pada 7 Oktober 2026, Microsoft akan menggelar acara Surface & Windows, yang sangat dinantikan investor. Selain itu, berakhirnya dukungan untuk Office 2021 pada 13 Oktober 2026 diperkirakan akan mendorong migrasi pengguna ke langganan Office 365.

Microsoft juga dilaporkan mulai mengurangi ketergantungan pada Anthropic Claude dan beralih menggunakan model AI internal sendiri, berpotensi menghemat biaya AI eksternal. Sementara itu, rencana IPO OpenAI (perusahaan yang 27% sahamnya dimiliki Microsoft) pada awal 2027 dapat memberikan keuntungan finansial yang signifikan bagi Microsoft.

Analisis Teknikal dan Risiko Pasar

Secara teknikal, saham MSFT diperdagangkan di sekitar 526 dolar AS pada grafik 4 jam, mendekati area resistensi kuat 530-535 dolar AS. Setiap koreksi harga ke support sebelumnya di 505,18 dolar AS dengan cepat dibeli, menunjukkan struktur bullish yang kuat dengan probabilitas kenaikan 62%. Rentang 505–520 dolar AS kini menjadi basis harga baru.

Meski prospek cerah, ada beberapa risiko yang perlu diperhatikan. Yield obligasi 10 tahun AS mencapai 5,3%, tertinggi sejak 2002, yang bisa menekan valuasi saham teknologi. Selain itu, beban belanja modal (capex) untuk AI yang besar dapat menekan margin keuntungan cloud, dan persaingan ketat dari Amazon Web Services (AWS) serta Google Cloud tetap menjadi tantangan. Regulasi AI dan bundling software juga berpotensi menghadirkan hambatan.

Namun, sentimen pasar secara umum masih positif terhadap saham teknologi besar, dengan Nasdaq tumbuh lebih cepat dari S&P 500, dan Microsoft menjadi pemimpin di antara saham teknologi berkapitalisasi besar. Jika saham MSFT berhasil menembus 530 dolar AS dengan volume perdagangan yang kuat dalam waktu dekat, target berikutnya di 550 dolar AS akan menjadi ujian nyata bagi momentum bullish ini.

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kode Redeem Free Fire (FF) Hari Ini 6 Oktober 2026: Klaim Diamond & Skin Gratis