JAKARTA — Muse AI, asisten pribadi Meta, menyusun dossier yang diperbarui tiap jam tentang 4 juta penggunanya. Berkas itu memetakan hubungan sosial, preferensi, tujuan, dan cara pengguna merespons dorongan dari asisten, menurut analisis TIME atas instruksi internal Muse.
Pemetaan itu juga dapat mencakup orang yang tidak memakai Muse, jika mereka disebut dalam percakapan, pesan, atau email yang dibaca asisten milik orang lain. Temuan tersebut menyoroti batas privasi ketika layanan AI mendapat akses ke berbagai bagian kehidupan digital penggunanya.
Muse AI memetakan hubungan dan kebiasaan
TIME melaporkan bahwa Muse memperbarui berkas pengguna dan orang-orang yang mereka sebut dalam percakapan setiap jam. Catatan itu dapat mencakup bagaimana dua orang berkenalan, minat yang sama, perselisihan, serta “ketegangan dan aliansi” dalam lingkaran sosial pengguna.
Instruksi internal yang ditinjau TIME juga meminta Muse memperkuat hubungan dengan pengguna. Caranya, asisten menyesuaikan gaya komunikasi dan menangkap lelucon internal, ungkapan yang berkesan, serta konteks bersama agar percakapan terasa berkelanjutan.
Analisis Muse tidak berhenti pada hal-hal yang disampaikan langsung. Sistem itu dirancang untuk memperkirakan tujuan pengguna, termasuk tujuan yang belum mereka ucapkan. Muse juga menganalisis percakapan harian pada malam hari dan mencari pola tentang jenis pengingat yang paling efektif.
Salah satu contoh dalam instruksi menyebut seorang pengguna lebih merespons dorongan singkat setelah pukul 10 malam. Pola semacam itu dapat membantu asisten memilih waktu dan cara menyampaikan pengingat. Namun, catatan tentang kebiasaan dan relasi juga membuat profil yang terbentuk jauh lebih rinci daripada sekadar riwayat suka atau klik di media sosial.
Meta menyebut kendali tetap di tangan pengguna
Meta merilis Muse bulan lalu. Layanan itu kemudian mencapai posisi nomor satu di App Store Amerika Serikat dan mencatat lebih dari 5 juta unduhan. TIME menyebut dossier yang terus diperbarui berfokus pada 4 juta pengguna.
Meta memosisikan Muse sebagai asisten yang dapat mengakses bagian-bagian kehidupan digital, termasuk kotak masuk email dan Instagram, untuk membantu tugas rutin seperti belanja bahan makanan atau membatalkan langganan. Perusahaan menyebut versi gratisnya akan memenuhi kebutuhan sebagian besar pengguna.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.