Rabu, 7 Oktober 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Muse AI Meta Susun Profil 4 Juta Pengguna, Ini Risikonya

Muse AI Meta dan berkas digital yang memetakan profil pengguna
Muse menyimpan catatan tentang kebiasaan dan hubungan yang dibagikan dalam interaksi pengguna. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — Muse AI, asisten pribadi Meta, menyusun dossier yang diperbarui tiap jam tentang 4 juta penggunanya. Berkas itu memetakan hubungan sosial, preferensi, tujuan, dan cara pengguna merespons dorongan dari asisten, menurut analisis TIME atas instruksi internal Muse.

Pemetaan itu juga dapat mencakup orang yang tidak memakai Muse, jika mereka disebut dalam percakapan, pesan, atau email yang dibaca asisten milik orang lain. Temuan tersebut menyoroti batas privasi ketika layanan AI mendapat akses ke berbagai bagian kehidupan digital penggunanya.

Muse AI memetakan hubungan dan kebiasaan

TIME melaporkan bahwa Muse memperbarui berkas pengguna dan orang-orang yang mereka sebut dalam percakapan setiap jam. Catatan itu dapat mencakup bagaimana dua orang berkenalan, minat yang sama, perselisihan, serta “ketegangan dan aliansi” dalam lingkaran sosial pengguna.

Instruksi internal yang ditinjau TIME juga meminta Muse memperkuat hubungan dengan pengguna. Caranya, asisten menyesuaikan gaya komunikasi dan menangkap lelucon internal, ungkapan yang berkesan, serta konteks bersama agar percakapan terasa berkelanjutan.

Analisis Muse tidak berhenti pada hal-hal yang disampaikan langsung. Sistem itu dirancang untuk memperkirakan tujuan pengguna, termasuk tujuan yang belum mereka ucapkan. Muse juga menganalisis percakapan harian pada malam hari dan mencari pola tentang jenis pengingat yang paling efektif.

Salah satu contoh dalam instruksi menyebut seorang pengguna lebih merespons dorongan singkat setelah pukul 10 malam. Pola semacam itu dapat membantu asisten memilih waktu dan cara menyampaikan pengingat. Namun, catatan tentang kebiasaan dan relasi juga membuat profil yang terbentuk jauh lebih rinci daripada sekadar riwayat suka atau klik di media sosial.

Meta menyebut kendali tetap di tangan pengguna

Meta merilis Muse bulan lalu. Layanan itu kemudian mencapai posisi nomor satu di App Store Amerika Serikat dan mencatat lebih dari 5 juta unduhan. TIME menyebut dossier yang terus diperbarui berfokus pada 4 juta pengguna.

Meta memosisikan Muse sebagai asisten yang dapat mengakses bagian-bagian kehidupan digital, termasuk kotak masuk email dan Instagram, untuk membantu tugas rutin seperti belanja bahan makanan atau membatalkan langganan. Perusahaan menyebut versi gratisnya akan memenuhi kebutuhan sebagian besar pengguna.

Halaman:12Semua Halaman

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kode Redeem FC Mobile Terbaru Hari Ini 7 Oktober 2026: Klaim Pack & Coins Gratis