JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Jam tangan chronograph dial putih dengan sub-dial hitam, yang dijuluki ‘Seiko Panda’, terus menjadi incaran kolektor dan penggemar jam. Popularitasnya melambung dari model klasik 6138-8020 tahun 1971 hingga varian modern seperti SSC813P1 ‘Seitona’ yang viral, bahkan sampai HHK001 ‘Literal Panda’ yang menghebohkan.
Julukan ‘Panda Dial’ ini merujuk pada kemiripan kombinasi warna dial dan sub-dial dengan wajah panda. Sejak tahun 1970-an, julukan ini dipakai secara global oleh para kolektor, menjadi penanda ikonik bagi jam-jam dengan tampilan kontras tersebut.
Sejarah Panjang ‘Panda’ dari Era Otomatis Pertama
Kisah Seiko Panda berawal pada tahun 1969, ketika Seiko merilis 6139 Speedtimer. Ini adalah salah satu automatic chronograph pertama di dunia yang diproduksi massal, dilengkapi dengan column wheel dan vertical clutch. Bahkan, jam ini sempat menemani astronot William Pogue di luar angkasa pada tahun 1973, menjadikannya ‘Seiko Pogue’ yang legendaris.
Dua tahun kemudian, pada 1971, lahirlah Seiko 6138-8020 yang dijuluki ‘Panda’ dan 6138-8000 ‘Baby Panda’. Kedua model ini merupakan evolusi dari seri 6138A, sekaligus menjadi fully-integrated 2-register automatic chronograph pertama. Dengan tata letak register vertikal di posisi jam 6 dan 12, serta kombinasi dial putih dan register hitam, jam ini langsung menjadi buruan kolektor hingga kini. Permintaan yang tinggi memicu Seiko untuk merilis ulang beberapa edisi, seperti Brightz SDGZ013 Titanium pada 2014 dan SRQ029 pada 2019, yang selalu habis terjual dalam waktu singkat.
Model Populer: ‘Seitona’ hingga ‘Literal Panda’ yang Viral
Beberapa model Seiko Panda terbaru sangat dicari di tahun 2026, mulai dari varian solar yang terjangkau hingga edisi mekanik terbatas.
1. Seiko Prospex Speedtimer SSC813P1 – ‘Seitona’
Model ini paling viral di TikTok dan YouTube. Dijuluki ‘Seitona’ karena desainnya mengingatkan pada Rolex Daytona, namun dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Jam ini menggunakan mesin V192 Solar, yang dapat mengisi daya dari cahaya alami maupun buatan, memiliki power reserve 6 bulan, dan akurasi ±15 detik/bulan. Fitur chronograph 60 menit (1/5 detik), sub-dial 24 jam, tanggal, dan indikator power reserve melengkapi kemampuannya. Dengan case 39mm, ketebalan 13.3mm, dan kaca safir melengkung, SSC813P1 menawarkan ketahanan air 100 meter. Harga baru berkisar £640 atau sekitar Rp 11-13 jutaan, menjadikannya pilihan dengan nilai yang sulit ditandingi dibandingkan Rolex Daytona yang harganya bisa mencapai Rp 400 jutaan dan perlu antrean panjang.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.