JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Timnas U-17 Indonesia, atau Garuda Muda U-17, dipastikan gagal lolos ke Piala Dunia U-17 2026 di Qatar. Kegagalan ini terjadi setelah skuad asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kalah 1-3 dari Jepang dalam laga penentu di Piala Asia U-17 2026 yang digelar di Arab Saudi pada 12 Mei 2026. Hasil ini menempatkan Indonesia sebagai juru kunci Grup B.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak, mengingat Timnas U-17 berhasil lolos ke Piala Dunia U-17 2025 di bawah asuhan Nova Arianto. Dengan hasil ini, Indonesia tidak akan berpartisipasi dalam turnamen akbar tersebut pada November-Desember 2026 mendatang.
Kronologi Kegagalan di Piala Asia U-17 2026
Perjalanan Timnas U-17 di Piala Asia U-17 2026 yang berlangsung di Arab Saudi dari 5 hingga 22 Mei 2026 dimulai dengan harapan. Pada laga pembuka 6 Mei 2026, Indonesia berhasil mengalahkan China dengan skor tipis 1-0 melalui gol Keanu Sanjaya. Kemenangan ini sempat menempatkan Garuda Muda di posisi kedua grup, memunculkan optimisme.
Namun, momentum positif itu terhenti saat menghadapi Qatar pada 9 Mei 2026. Indonesia takluk 1-2, dan Mathew Baker gagal mengeksekusi penalti. Skor ini membuat Indonesia tetap dengan 3 poin, namun kalah dalam hitungan head-to-head.
Laga penentu terjadi pada 12 Mei 2026 melawan Jepang di King Abdullah Sports City Training, Jeddah. Jepang berhasil mencetak gol melalui Ryoma Tsuneyoshi di menit ke-28, Takeshi Wada di menit ke-59, dan Arata Okamoto di menit ke-71. Indonesia sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol spektakuler Peres Akwila Tjoe melalui tendangan bebas di menit ke-70, namun tidak cukup untuk mengubah hasil akhir.
Klasemen Akhir Grup B dan Dampak ke Indonesia
Klasemen akhir Grup B Piala Asia U-17 2026 menunjukkan posisi sulit bagi Indonesia. Berikut rinciannya:
| Posisi | Tim | Main | Poin | Gol | Status Lolos |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Jepang | 3 | 9 | +? | Lolos Piala Dunia 2026 |
| 2 | China | 3 | 3 | 3-3 | Lolos Piala Dunia 2026 |
| 3 | Qatar | 3 | 3 | – | Lolos (Tuan Rumah) |
| 4 | Indonesia | 3 | 3 | Kalah selisih gol / head-to-head | Gagal (Juru Kunci) |
Berdasarkan aturan turnamen, juara dan runner-up grup berhak melaju ke Piala Dunia U-17. Indonesia sebenarnya memiliki poin yang sama dengan China dan Qatar (masing-masing 3 poin), namun kalah dalam hal produktivitas gol dan head-to-head, sehingga harus puas menjadi juru kunci grup. Jepang dan China menjadi wakil dari Grup B yang lolos ke Piala Dunia U-17 2026.
Skuad dan Evaluasi Timnas U-17 2026
Timnas U-17 Indonesia 2026 dilatih oleh Kurniawan Dwi Yulianto, yang menggantikan Nova Arianto yang sebelumnya berhasil membawa tim lolos ke Piala Dunia U-17 2025. Skuad Garuda Muda saat ini, yang juga berlaga di ASEAN U-17 Boys Championship 2026 di Jawa Timur (11-23 April 2026), sebagian besar diisi oleh pemain baru. Beberapa pemain inti yang terlibat dalam uji coba melawan China pada Februari 2026 dan Piala Asia 2026 antara lain:
- Kiper: Syahdan Caesar (ASIOP), Moh. Fahrizal (Persib), Noah Leo Duvart (Bali United).
- Bek: Waliyuddin Shofa (Persib), Putu Ekayana (Bali United), Peres Akwila Tjoe (Persija).
- Gelandang: Fardan Faras (Borneo), Keanu Sanjaya (Bali United), M. Rain Rizki (Bhayangkara).
- Penyerang: Fardhan Ary (Madura), M. Mierza Firjatullah (Persik), Nicholas Indra (Rosenborg BK Norwegia).
Persik Kediri menjadi klub penyumbang terbanyak dengan 6 pemain, diikuti Bali United dengan 4 pemain. Evaluasi dari PSSI menunjukkan bahwa fisik dan kemampuan finishing tim masih kalah bersaing dengan tim-tim Asia Timur.
Perbandingan dengan Generasi Sebelumnya dan Proyeksi ke Depan
Pada tahun 2023, Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 namun gugur di fase grup. Setahun kemudian, di bawah Nova Arianto, Timnas U-17 berhasil menjadi juara grup di Piala Asia 2025 dengan 9 poin sempurna, mengalahkan Korea Selatan, Yaman, dan Afghanistan, yang akhirnya mengantarkan mereka lolos ke Piala Dunia U-17 2025 di Qatar. Saat itu, skuad yang diperkuat pemain diaspora seperti Mike Rajasa (FC Utrecht) dan Mathew Baker (Melbourne City) berhasil mencapai peringkat 8 besar Asia. Sayangnya, sukses tersebut tidak dapat terulang di tahun 2026.
Dengan kegagalan ini, fokus Timnas U-17 Indonesia akan beralih ke turnamen regional terdekat, yaitu ASEAN U-17 Boys Championship pada April 2026 di Jawa Timur. Serta kualifikasi Piala Asia U-17 2027 yang akan dimulai pada September 2026. Sementara itu, Piala Dunia U-17 2026 di Qatar akan tetap berlangsung tanpa partisipasi Indonesia.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.