Kamis, 8 Oktober 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

Letjen Iwan Setiawan Jadi Pangkostrad, Tri Budi Utomo Wakasad

Letjen Iwan Setiawan Jadi Pangkostrad, Tri Budi Utomo Wakasad
Letjen Iwan Setiawan Jadi Pangkostrad, Tri Budi Utomo Wakasad

JAKARTA — Letjen Iwan Setiawan ditunjuk menjadi Pangkostrad, sementara Letjen Tri Budi Utomo akan mengisi posisi Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad). Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menetapkan promosi dan mutasi itu melalui surat telegram yang terbit Selasa (6/10/2026), menurut keterangan KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak.

Perubahan ini menempatkan dua perwira tinggi di posisi strategis TNI AD. Tri menggantikan Letjen Muhammad Saleh Mustafa, yang dilantik Presiden Prabowo sebagai Wakil Menteri Pertanian; Iwan menggantikan Letjen Mohammad Fadjar sebagai Pangkostrad.

Maruli membenarkan penunjukan keduanya sebelum mengikuti taklimat Presiden Prabowo Subianto kepada 800 perwira TNI dan Polri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/10/2026). Ia menyebut rotasi jabatan sebagai hal biasa untuk menyegarkan organisasi.

Letjen Iwan Setiawan beralih dari Pussenif

Iwan sebelumnya menjabat Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri TNI AD (Danpussenif) selama hampir dua tahun. Promosi menjadi Pangkostrad mengakhiri masa tugasnya di posisi tersebut dan menempatkannya untuk memimpin Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat.

Perjalanan karier Iwan mencakup sejumlah jabatan komando. Ia pernah menjadi Panglima Kodam XII/Tanjungpura pada 2023-2024 dan Komandan Jenderal Kopassus pada 2022-2023. Iwan merupakan lulusan Akademi Militer angkatan 1992.

Pengalamannya bersama Prabowo bermula jauh sebelum promosi ini. Saat masih berpangkat letnan satu, Iwan menjadi anggota Tim Ekspedisi Everest 1997 yang dipimpin Prabowo, ketika Prabowo menjabat Komandan Jenderal Kopassus.

Penunjukan Pangkostrad berdampak langsung pada susunan pimpinan TNI AD, sementara jabatan Wakasad kini akan diisi pejabat yang sebelumnya memimpin Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan. Pergeseran itu juga terjadi setelah Saleh Mustafa beralih ke pemerintahan sebagai Wamentan, sehingga posisi wakil KSAD perlu diisi oleh pejabat baru.

Tri Budi Utomo meninggalkan Sekjen Kemenhan

Tri menjabat Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan sejak 2024 sebelum ditunjuk sebagai Wakasad. Dalam karier militernya, ia pernah memimpin Satuan 81 Kopassus, menjadi Danpaspampres, lalu menjabat Pangdam VI/Mulawarman.

Maruli mengatakan surat telegram yang memuat promosi dan mutasi perwira telah diterbitkan pada Selasa (6/10/2026). Perintah itu keluar bersamaan dengan pengangkatan sejumlah Panglima Kodam. Menurut Maruli, pergantian jabatan menjadi bagian dari penyegaran organisasi.

Ketika ditanya tentang kabar mutasi yang dikaitkan dengan rencana pergantian Panglima TNI, Maruli tidak memberikan jawaban langsung. Ia mengakui dirinya termasuk calon, sembari mengatakan semua kepala staf juga berpeluang menjadi calon.

“Ya, enggak apa-apa kalau calon, semua juga calon, seluruh kepala staf, kan, calon,” ujar Maruli.

Maruli juga berkelakar ketika ditanya apakah telah menyiapkan diri untuk mengikuti uji kepatutan dan kelayakan calon Panglima TNI di DPR. “Ha-ha-ha, mulai,” tuturnya.

Rotasi lain beredar, Mabes TNI belum mengonfirmasi

Di luar posisi Pangkostrad dan Wakasad, beredar kabar pergantian pejabat di beberapa satuan TNI. Di TNI AD, Mayjen Susilo disebut akan mengisi posisi Danpussenif.

Sejumlah nama juga dikaitkan dengan pergantian panglima kodam, termasuk Mayjen Sudaryanto untuk Kodam IV/Diponegoro, Mayjen Piek Budyakto untuk Kodam V/Brawijaya, Mayjen Putra Widiastawa untuk Kodam IX/Udayana, Mayjen Anggit Exton Yustiawan untuk Kodam XIII/Merdeka, serta Brigjen Mahesa Fitriadi untuk Kodam Iskandar Muda.

Kabar rotasi juga menyebut perubahan jabatan di TNI AU. Marsda Yostariza disebut mengisi posisi Asisten Perencanaan Kasau dan Marsda Jorry S Koloay menjadi Asisten Operasi Kasau. Marsda Ian Fuady dikabarkan menjabat Pangkoopsau, sedangkan Marsda Palito Sitorus disebut menjadi Komandan Seskoau.

Di TNI AL, informasi yang beredar menyebut Laksdya Achmad Wibisono berpindah dari Irjenal menjadi Komandan Kodiklatal, bertukar posisi dengan Letjen Nur Alamsyah. Susunan komandan di Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) juga disebut berubah, dengan Laksma Mochammad Riza di Kodaeral II, Laksma TNI Hariyo Poernomo di Kodaeral III, dan Laksda Singgih Sugiarto di Kodaeral VII.

Namun, kabar mengenai rotasi lain itu belum mendapat konfirmasi resmi dari Markas Besar TNI. Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Muhammad Nas belum membenarkan ataupun menepis informasi perombakan yang beredar. Surat telegram promosi dan mutasi yang disebut Maruli terbit pada Selasa (6/10/2026).

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Cek Penerima Bansos PKH & BPNT Kemensos 8 Oktober 2026: Cara Cek NIK KTP Online