Kamis, 8 Oktober 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

MYOR RSI Jenuh Jual: Saham Melemah 2.49% (7 Oktober 2026)

Market analysis illustration — bearish 5
Market analysis illustration — bearish 5. (Ilustrasi: AI)

Mengapa MYOR dibahas hari ini

  • Ditutup di level terendah 20 hari (1.370,00)
  • Dekat dasar 3 bulan (1.355,00)
  • RSI(14) 27,9 — zona jenuh jual (oversold)
  • Tren turun berlanjut (5 hari -1,44%)
  • Belum dibahas JournalArta dalam 14 hari terakhir

Dipilih otomatis dari 45 saham IDX (Indonesia) berdasarkan skor sinyal teknikal dengan pengacakan berbobot harian — bukan rekomendasi.

Penurunan MYOR ke Rp1.370 menempatkan saham produsen makanan dan minuman ini di titik yang penting bagi investor: harga ditutup pada level terendah dalam 20 hari dan hanya sedikit di atas dasar rentang tiga bulan. Kondisi jenuh jual membuka peluang pantulan, tetapi belum menunjukkan bahwa tekanan turun telah berakhir. Saham Mayora Indah turun 2,49% pada perdagangan 7 Oktober 2026, sementara tren lima hari dan satu bulan masih negatif.

Tekanan tren belum mereda

Grafik aksi harga MYOR
Grafik aksi harga MYOR 3 bulan: harga, SMA20/50, Bollinger, support & resistance. Data: bursa via Yahoo Finance.

Harga terakhir MYOR, Rp1.370, berada di bawah SMA20 Rp1.451 dan SMA50 Rp1.561. Susunan ini menegaskan bahwa tekanan tidak hanya terjadi dalam beberapa sesi: harga masih tertinggal dari rata-rata pergerakan jangka pendek maupun menengah. Kemiringan SMA20 yang turun 2,76% dalam lima hari memperkuat gambaran tren melemah. Belum ada persilangan baru antara SMA20 dan SMA50, sehingga belum muncul sinyal perubahan tren dari indikator tersebut.

Dalam rentang tiga bulan, MYOR bergerak antara Rp1.355 dan Rp1.850. Posisi harga saat ini sangat dekat dengan batas bawah rentang itu. Artinya, ruang penurunan menuju dasar tiga bulan relatif terbatas secara nominal, tetapi level tersebut juga menjadi ujian penting: apabila tidak bertahan, struktur harga berisiko memburuk. Harga berada di 0% rentang 20 hari, sesuai dengan penutupan di support Rp1.370.

Seperti terlihat pada grafik, jarak harga terhadap rata-rata bergerak memperlihatkan tekanan jual yang masih dominan, bukan sekadar fluktuasi sesaat.

[ GRAFIK-HARGA ]

Bollinger Band menunjukkan harga dekat pita bawah: pita bawah berada di Rp1.336,47, sementara %B tercatat 15%. Harga yang berada di bagian bawah pita mengindikasikan tekanan relatif kuat. Namun, lebar pita 15,8% masih tergolong normal, sehingga data ini belum menunjukkan kondisi volatilitas ekstrem atau penyempitan pita yang lazim dibaca sebagai fase konsolidasi rapat. Dengan ATR Rp35,71—setara 2,6% dari harga—pergerakan harian masih perlu diperhitungkan saat membaca level support dan resistance.

Jenuh jual, tetapi momentum masih negatif

Halaman:123Semua Halaman

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair