SERANG — Enam UMKM binaan Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat tampil di INACRAFT 2026, pameran kerajinan yang berlangsung di Jakarta Convention Center, Jakarta, pada 7–11 Oktober. Mereka mendapat ruang untuk memperkenalkan produk sekaligus bertemu langsung dengan konsumen dan calon mitra usaha.
Keikutsertaan itu menjadi bagian dari fasilitasi Pertamina bagi 24 UMKM mitra binaan di pameran tersebut. Enam peserta dari Regional JBB membawa produk di bidang fesyen, kerajinan, serta makanan dan minuman.
Enam UMKM JBB bawa produk ke INACRAFT 2026
Peserta dari kategori fesyen adalah Mierto, sedangkan Sewish & Rich mewakili kategori kerajinan. Empat peserta lainnya bergerak di bidang makanan dan minuman: Kedai Oemanka, Dapur Bunda Heni, Kedai Bang Zul, dan Kedai In-spirasi.
Salah satu peserta, Kedai Oemanka, hadir melalui perwakilannya, Hendraidjat Tjandra. Ia menyebut pameran memberi kesempatan bagi usahanya untuk mengenalkan produk kepada pasar yang lebih luas dan menjalin hubungan dengan calon pembeli.
“Keikutsertaan kami dalam INACRAFT 2026 menjadi kesempatan yang sangat baik untuk memperkenalkan produk kepada pasar yang lebih luas. Dukungan dari Pertamina memberikan kesempatan bagi kami sebagai UMKM untuk bertemu langsung dengan konsumen maupun calon pembeli serta membuka peluang kerja sama baru,” ujar Hendraidjat.
Ia juga menilai pengalaman di pameran membantu pelaku usaha memahami perkembangan pasar dan kebutuhan konsumen. Pertemuan langsung di stan dapat memberi gambaran tentang tanggapan calon pembeli, sekaligus membuka peluang tindak lanjut yang tidak selalu muncul dari promosi jarak jauh.
Akses pasar jadi manfaat langsung bagi pelaku usaha
Bagi UMKM, kesempatan memamerkan produk di ajang perdagangan memberi jalur untuk memperkenalkan merek dan memperluas jejaring. Dampaknya bergantung pada tindak lanjut setelah pameran, tetapi pertemuan dengan konsumen dan calon mitra dapat menjadi awal pembicaraan kerja sama maupun penjualan baru.
Reno Fri Daryanto, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, mengatakan perusahaan ingin memberi ruang bagi UMKM binaan untuk berkembang dan meningkatkan daya saing. Fasilitasi pameran, menurut dia, mencakup kesempatan memperkenalkan produk serta menjajaki akses pasar.
“Melalui keikutsertaan dalam INACRAFT 2026, Pertamina tidak hanya memberikan ruang bagi UMKM binaan untuk memperkenalkan produknya, tetapi juga membuka kesempatan untuk membangun jejaring dan menjajaki akses pasar yang lebih luas. Kami ingin memastikan UMKM binaan memiliki kesempatan untuk berkembang,” ujar Reno.
INACRAFT 2026 juga diikuti pelaku usaha dari daerah lain. JPNN melaporkan Jawa Tengah membawa 72 UMKM ke ajang tersebut dan menyediakan 14 stan. Jumlah itu merupakan partisipasi Jawa Tengah, bukan bagian dari 24 UMKM binaan Pertamina yang disebut dalam keterangan perusahaan.
Pembanding tersebut menunjukkan pameran yang sama menjadi ruang promosi bagi berbagai kelompok usaha dengan skema partisipasi berbeda. Dalam bahan JPNN, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen menyoroti peluang membawa produk daerah ke pasar internasional serta pentingnya menyesuaikan produk dengan karakter pasar tujuan.
Untuk peserta binaan Pertamina Patra Niaga Regional JBB, fokus yang disampaikan perusahaan adalah pengenalan produk, perluasan jejaring, dan penjajakan akses pasar. Pengunjung dapat mendatangi INACRAFT 2026 di Jakarta Convention Center sampai 11 Oktober 2026 untuk melihat produk dari enam UMKM tersebut secara langsung.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.