Daftar saham pilihan kedua sekuritas tidak sepenuhnya sama. MNC Sekuritas memuat level transaksi dan batas risiko untuk KLBF serta RAJA, sementara Phintraco menyebut lima saham yang dipertimbangkan tanpa merinci level harga dalam bahan riset yang disampaikan.
Keyakinan konsumen dan penjualan kendaraan jadi perhatian
Phintraco Sekuritas menyoroti Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia yang turun dari 118,5 pada Agustus menjadi 118,1 pada September. Penurunan itu dipicu melemahnya Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) menjadi 107,5 dari 109,4, sekaligus menjadi level terendah dalam 12 bulan terakhir.
Gambaran ekspektasi konsumen bergerak berbeda. Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) naik menjadi 128,7 dari 127,6, ditopang perbaikan Indeks Ekspektasi Penghasilan dan Indeks Ekspektasi Ketersediaan Lapangan Kerja.
Bagi emiten dan investor, perbedaan antara kondisi ekonomi saat ini dan harapan konsumen memberi konteks yang lebih lengkap daripada satu angka keyakinan saja. Pelemahan penilaian atas kondisi ekonomi dapat menjadi perhatian pasar, sementara membaiknya ekspektasi penghasilan dan pekerjaan menunjukkan optimisme konsumen belum sepenuhnya surut.
Data kendaraan juga masuk dalam pertimbangan pasar. Penjualan mobil di Indonesia meningkat 28,1% secara tahunan atau year-on-year (yoy) menjadi 79.450 unit pada September, tetapi pertumbuhannya melambat dibandingkan Agustus yang mencapai 32,4%. Sepanjang sembilan bulan pertama 2026, penjualan mobil tumbuh 21% yoy menjadi 679.020 unit.
Penjualan sepeda motor mencatat kenaikan 15,37% yoy menjadi 654.343 unit pada September 2026. Angka itu menjadi penjualan bulanan tertinggi sejak Oktober 2014 sekaligus pertumbuhan terkuat sejak Mei 2026. Pada periode Januari–September 2026, penjualan sepeda motor tumbuh 3,71% yoy menjadi 5,02 juta unit.
Phintraco soroti level kritis 6.000
Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG berpotensi kembali menguji level 6.000. Secara teknikal, indeks ditutup di bawah rata-rata pergerakan atau moving average (MA) 5 dan MA10, disertai peningkatan volume jual.
Jika IHSG bertahan di atas 6.000 lalu berbalik menguat, indeks berpeluang membentuk pola double bottom. Sebaliknya, penutupan di bawah level itu membuka risiko pengujian area 5.800–5.900.
Perbedaan skenario tersebut membuat level 6.000 menjadi batas penting dalam pembacaan pasar versi Phintraco. “Namun jika ditutup di bawah level 6,000, maka diperkirakan indeks akan menguji level di 5.800–5.900,” demikian analisis Phintraco, Jumat (9/10).

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.