Minggu, 11 Oktober 2026 WIB
BREAKING
HUKUM KRIMINAL

Usai Penggerebekan Narkoba, Polisi Turun Lagi ke Kampung Ambon dan Boncos, Ada Apa?

Polisi berdialog dengan warga Kampung Ambon setelah penggerebekan narkoba
Polisi mendampingi warga Kampung Ambon dan Kampung Boncos setelah operasi narkoba. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — Polisi mendatangi rumah warga di Kampung Ambon dan Kampung Boncos setelah penggerebekan narkoba yang berujung pada penangkapan 24 orang. Polres Metro Jakarta Barat bersama Polda Metro Jaya menggelar pendampingan psikologis, pelayanan kesehatan, dan dialog dengan warga untuk memulihkan rasa aman.

Operasi penindakan berlangsung pada Jumat (9/10/2026), menurut laporan Detik News dan CNN Indonesia. Setelahnya, petugas kembali ke dua kawasan di Jakarta Barat, kali ini untuk mendengar kebutuhan warga dan memperhatikan kondisi keluarga, termasuk anak-anak.

Polisi datangi rumah warga Kampung Ambon

Di Kompleks Permata, Kampung Ambon, Cengkareng, petugas menyambangi rumah-rumah warga. Mereka memeriksa kondisi masyarakat setelah operasi, dengan perhatian khusus pada keadaan psikologis anak-anak dan keluarga.

Kapolres Metro Jakarta Barat Komisaris Besar Polisi Nasriadi mengatakan kegiatan itu mencakup pendampingan psikologis dan layanan kesehatan. Petugas juga mengajak warga ikut menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.

“Selain pendampingan psikologis, masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan. Petugas juga menyampaikan imbauan agar warga saling menjaga, mengingatkan, dan berperan aktif menciptakan lingkungan yang aman serta kondusif,” kata Nasriadi, dikutip Minggu (11/10/26).

Langkah tersebut menyasar dampak yang tidak selesai hanya dengan penangkapan. Kehadiran polisi di rumah warga membuka ruang untuk mengetahui rasa aman dan kebutuhan keluarga setelah operasi narkotika, terutama bagi anak-anak yang tinggal di kawasan terdampak.

Dialog warga di Kampung Boncos

Di Kampung Boncos, Palmerah, pendampingan dipimpin Wakapolres Metro Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Polisi Rezi Dharmawan bersama jajaran Polda Metro Jaya dan Polsek Palmerah. Kegiatan berlangsung di Pos RW 03 dan dihadiri Ketua RW 03 serta 50 warga.

Polisi menggelar dialog dan tanya jawab untuk menampung aspirasi masyarakat tentang persoalan narkoba serta keadaan lingkungan. Petugas juga mendatangi rumah warga untuk melihat langsung kondisi dan kebutuhan mereka.

Rezi menyebut penanganan narkoba perlu melibatkan warga, bukan hanya berpusat pada penegakan hukum. Menurut dia, dukungan kepada keluarga dan perlindungan anak dari dampak penyalahgunaan narkotika juga penting untuk membangun lingkungan yang sehat.

Halaman:12Semua Halaman

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda