JAKARTA — Dugaan penipuan investasi emas yang dilaporkan 85 korban ke Bareskrim Polri ikut menyeret nama komika Nopek Novian. Ia menyatakan kerja samanya dengan Emas Now hanya sebagai brand ambassador dan menegaskan tidak menerima keuntungan dari dana investasi.
Dalam klarifikasi yang diunggah ke akun Instagram pribadinya dan dilihat pada Minggu (11/10/2026), Nopek mengaku prihatin atas kerugian para korban. Ia juga berharap hak mereka dipulihkan dan pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai hukum.
Para pelapor disebut tertarik pada skema pembelian emas dengan sistem pre-order dan buyback berbonus besar. Kerugian yang mereka taksir mencapai Rp 25 miliar. Nopek tidak menjelaskan keterlibatan dalam transaksi para korban; pernyataannya berfokus pada batas kerja sama profesional dengan perusahaan.
Klarifikasi Nopek soal kontrak Emas Now
Nopek menyebut kontraknya sebagai brand ambassador berlangsung dari 22 Mei 2026 hingga 22 Mei 2027. Namun, menurut pengakuannya, pembayaran yang ia terima sejauh ini hanya sebesar 5% dari total nilai kontrak yang seharusnya dibayarkan.
Ia mengatakan pembayaran termin pertama dan pembayaran lanjutan yang dijanjikan tidak terealisasi. Janji dari pemilik Emas Now yang disampaikan melalui karyawan, menurut Nopek, juga belum dipenuhi.
“Secara profesional, saya ditunjuk sebagai Brand Ambassador (BA) Emas Now untuk periode kontrak 22 Mei 2026 hingga 22 Mei 2027. Namun, selama masa kontrak tersebut, saya baru menerima pembayaran sebesar 5% dari total nilai kontrak yang seharusnya saya terima,” kata Nopek.
Ia menekankan bahwa hubungannya dengan perusahaan terbatas pada pekerjaan promosi. Nopek juga menyatakan tidak memperoleh bagian laba maupun dana yang masuk melalui investasi tersebut. Klaim itu merupakan penjelasan dari Nopek mengenai posisinya dalam kerja sama, bukan keterangan tentang hasil penyelidikan kepolisian.
Komunikasi disebut hanya melalui tim pemasaran
Nopek mengaku belum pernah bertemu atau berkomunikasi langsung dengan pemilik Emas Now selama bekerja sama. Ia mengatakan dirinya bersama tim telah beberapa kali meminta kesempatan untuk berbicara langsung, termasuk meminta nomor telepon pribadi pemilik perusahaan, tetapi upaya itu tidak berhasil.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.