JAKARTA — Unggahan rekaman video call Ruben Onsu oleh Sarwendah ikut mengerek perhatian publik pada perseteruan keduanya. Rekaman yang menampilkan Ruben berbincang dengan seorang pria berusia 21 tahun itu menjadi salah satu berita terpopuler kanal Showbiz VIVA edisi Minggu (11/10/2026), bersama kabar Jennifer Coppen memegang babi.
Yang membuat polemik ini ramai bukan hanya rekamannya. Isi percakapan Ruben dan responsnya setelah video beredar ikut memancing rasa ingin tahu pembaca, sementara unggahan Sarwendah muncul saat keduanya bersilang tanggapan di media sosial.
Rekaman video call Ruben Onsu jadi perhatian
Menurut bahan berita VIVA, Sarwendah mengunggah empat video melalui akun Instagram pribadinya. Rekaman itu memperlihatkan Ruben melakukan panggilan video dengan seorang pria. Dalam percakapan yang dikutip dari rekaman, Ruben membicarakan kesetiaan dan menawarkan lawan bicaranya menjadi penjaga hati.
VIVA juga menyoroti reaksi Ruben setelah video tersebut diunggah. Ia menyampaikan sindiran melalui akun Instagram pribadinya yang diduga berkaitan dengan pernyataan Sarwendah di tengah polemik tudingan penggunaan buzzer.
Perselisihan di ruang publik itu bermula dari pembicaraan mengenai dugaan pihak yang membayar buzzer untuk menggiring opini. Sarwendah kemudian buka suara karena merasa menjadi sasaran tuduhan yang menyeret namanya. Namun, bahan yang tersedia tidak merinci bukti atau tanggapan lebih jauh mengenai dugaan tersebut.
Dalam berita VIVA, Ruben dikutip berkata, “Tidak habisnya dia merendahkan saya”. Kutipan itu menggambarkan keberatannya terhadap situasi yang berkembang, tetapi tidak dengan sendirinya menjelaskan keseluruhan konteks perselisihan atau membuktikan tuduhan yang beredar.
Perseteruan melebar ke unggahan keluarga
Perhatian pembaca juga tertuju pada unggahan Betrand Peto setelah Sarwendah membagikan rekaman personal Ruben. Ia menulis, “Gak Ada Habisnya Dia Mau Hancurkan Ayah dan Aku”. Bahan sumber menyebut unggahan itu diduga ditujukan kepada Sarwendah, tetapi tidak memastikan sasaran pesannya.
Rangkaian berita terpopuler VIVA memperlihatkan bagaimana persoalan pribadi para figur publik bergerak cepat menjadi konsumsi media sosial. Rekaman, sindiran, dan respons keluarga memunculkan lapisan cerita baru setiap kali salah satu pihak mengunggah sesuatu. Dampaknya terasa pada pembaca yang berusaha membedakan isi rekaman, pernyataan masing-masing pihak, dan dugaan yang belum diperinci.
Karena itu, rekaman video call sebaiknya dibaca sesuai informasi yang benar-benar tersedia: Sarwendah mengunggah video, percakapan Ruben menjadi sorotan, lalu Ruben menyampaikan keberatan lewat Instagram. Bahan sumber tidak memuat konfirmasi tambahan dari kedua pihak mengenai detail hubungan mereka dengan pria dalam rekaman.
Kabar lain yang masuk daftar terpopuler
Di luar perseteruan tersebut, daftar terpopuler kanal Showbiz VIVA memuat kabar Jennifer Coppen yang disebut memegang babi. Berita lain menyoroti Ustaz Derry Sulaiman yang membela Richard Lee, Rossa yang genap berusia 48 tahun, serta Maia Estianty yang mendapat kritik setelah membahas rezeki, kerja keras, dan sedekah.
Daftar itu juga mencakup kabar Ruben mengunggah video Sarwendah bertemu delapan orang. Sementara di luar kanal hiburan, bahan mencatat Max Verstappen menjuarai balapan utama Grand Prix Singapura untuk pertama kalinya. Namun, rincian lebih lanjut mengenai kabar-kabar tersebut tidak disertakan dalam materi yang tersedia.
Untuk perseteruan Ruben dan Sarwendah, perhatian berikutnya tertuju pada unggahan atau keterangan lanjutan dari pihak yang terlibat. Sampai informasi dalam rangkuman VIVA itu diterbitkan, rekaman video call dan respons di media sosial tetap menjadi bagian yang paling banyak dicari pembaca.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.