BANTUL — Setelah ikut membawa Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026, Shayne Pattynama justru belum mendapat menit bermain bersama Persija Jakarta. Bek itu kembali tak masuk skuad saat Macan Kemayoran menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027 di Stadion Sultan Agung, Sabtu (10/10/2026).
Pelatih Persija, Shin Tae-yong, menyebut Shayne belum cukup berlatih bersama tim untuk memahami taktik setelah pulang dari tugas internasional. Keputusan itu membuat kontribusi sang pemain di final turnamen bersama tim nasional belum berlanjut ke panggung klub.
Shayne Pattynama masih beradaptasi di Persija
Shayne tampil pada final FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Thailand. Pemain jebolan akademi FC Utrecht itu juga sukses menjalankan tugas sebagai algojo dalam adu penalti, bagian dari perjalanan Indonesia menuju gelar juara.
Namun, jadwal tim nasional membuatnya kembali ke Persija dengan waktu terbatas untuk mengikuti latihan taktik. Shin menilai proses itu penting sebelum Shayne masuk ke dalam skuad pertandingan. Ia menjelaskan, “Shayne baru kembali dari tugas bersama tim nasional. Dia belum memiliki cukup waktu untuk mengikuti latihan taktik bersama tim, sehingga kali ini tidak masuk dalam skuad melawan PSIM.”
Absennya Shayne menjadi perhatian karena beberapa pemain Persija lain yang juga memperkuat Indonesia sudah masuk skuad untuk laga di Bantul. Rayhan Hannan dan Nadeo Argawinata tampil sebagai starter, sementara Jordi Amat berada di bangku cadangan dan tidak dimainkan.
Pemain Timnas Indonesia lain masuk skuad Persija
Rizky Ridho juga memulai pertandingan dari bangku cadangan. Ia kemudian masuk pada menit ke-75, sedangkan Radovan Pankov dipercaya mengenakan ban kapten sejak awal laga.
Shin mengaitkan keputusan untuk tidak memainkan Ridho sejak awal dengan kondisi fisiknya setelah menjalani agenda bersama tim nasional. “Kapten utama kami mengalami kelelahan setelah menjalani agenda bersama tim nasional sehingga tidak bisa tampil sebagai starter. Pankov dipercaya untuk mengambil alih peran kapten,” kata Shin.
Perbedaan perlakuan dalam pemilihan skuad tidak otomatis berarti Shayne kehilangan tempat. Penjelasan pelatih berfokus pada waktu latihan taktik, sementara Ridho disebut mengalami kelelahan. Keduanya menunjukkan bahwa pemain yang pulang dari tugas internasional bisa menghadapi pertimbangan berbeda sebelum tampil untuk klub.
Bagi Persija, keputusan itu menyangkut kesiapan dan pemahaman pemain terhadap rencana permainan, bukan semata-mata reputasi setelah menjuarai turnamen. Shayne masih perlu mengejar sesi latihan bersama rekan setim agar bisa bersaing mendapatkan kesempatan. Untuk pendukung Timnas Indonesia, situasi ini juga menegaskan bahwa performa di level negara tidak serta-merta menjamin menit bermain di klub.
Shayne belum tampil bersama Persija musim ini, menurut bahan yang dirilis VIVA. Laga melawan PSIM pun kembali berlalu tanpa namanya di daftar pemain. Kesempatan berikutnya bergantung pada proses adaptasi dan keputusan Shin, yang menegaskan, “Dia belum memiliki cukup waktu untuk mengikuti latihan taktik bersama tim.”

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.