Selasa, 13 Oktober 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Sinar Mas Akuisisi Lima Pusat Data PDG di Indonesia

Pusat data Sinar Mas dengan deretan rak server di Indonesia
SMPlus Digital Investama menandatangani perjanjian akuisisi bisnis pusat data PDG di Indonesia. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — Lima fasilitas pusat data di Indonesia berpindah ke PT SMPlus Digital Investama (SM+), perusahaan yang didukung Sinar Mas. SM+ menandatangani perjanjian untuk mengakuisisi bisnis pusat data Princeton Digital Group (PDG) di Indonesia, menurut laporan CNBC Indonesia yang dikutip pada Senin (12/10/2026).

Aset yang masuk dalam transaksi berada di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, dan Pekanbaru. Kesepakatan ini memperluas kepemilikan SM+ di infrastruktur digital, sementara PDG menyatakan tetap akan berinvestasi dan melayani pelanggan di Indonesia serta kawasan Asia Pasifik.

Akuisisi pusat data Sinar Mas mencakup lima fasilitas

Kelima fasilitas yang dialihkan sudah beroperasi. PDG mengambil alih aset-aset itu ketika mulai memasuki pasar Indonesia pada 2019, lalu berinvestasi dan meningkatkan fasilitasnya untuk memenuhi kebutuhan penyimpanan serta pengolahan data.

Nilai transaksi dan jadwal penyelesaian akuisisi tidak disebutkan dalam bahan yang tersedia. Karena itu, belum ada angka untuk mengukur nilai aset yang berpindah atau waktu pengalihan kepemilikannya.

SM+ bergerak sebagai platform investasi infrastruktur dan layanan digital yang didukung Sinar Mas. Kendaraan investasi ini berada di bawah dukungan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), menurut keterangan dalam bahan sumber.

Perpindahan lima fasilitas ini memberi SM+ pijakan operasional di sejumlah pasar utama Indonesia. Bagi industri, kepemilikan dan pengembangan pusat data menentukan kapasitas untuk menyimpan serta memproses data, termasuk bagi perusahaan yang membutuhkan sumber daya komputasi besar.

PDG tetap mengembangkan kampus hyperscale

CEO PDG Rangu Salgame menegaskan penjualan aset bukan tanda perusahaan meninggalkan Indonesia. Ia menjelaskan, strategi PDG adalah masuk ke pasar, membangun operasi, lalu memperluas bisnis hingga mencapai skala yang dibutuhkan.

“Sejak awal pendirian PDG, strategi kami adalah memasuki suatu pasar, membangun kehadiran operasional yang kuat, lalu melakukan ekspansi untuk mencapai skala. Di Indonesia, kami memasuki pasar melalui akuisisi portofolio pusat data yang sudah mapan, sembari berinvestasi untuk memperluas kapabilitas kami dan membangun bisnis hyperscale,” kata Salgame.

PDG menyebut telah mengembangkan kampus pusat data berskala besar dengan kapasitas total 400 MW. Kampus itu meliputi JC2, JC3, dan JC4, yang dirancang untuk kebutuhan perusahaan teknologi besar dengan kebutuhan ruang dan daya yang masif.

Dengan demikian, transaksi memisahkan kepemilikan lima fasilitas yang sudah berjalan dari rencana ekspansi PDG. Perusahaan Singapura itu menyatakan akan terus mengembangkan kapasitasnya untuk pelanggan hyperscale di Indonesia dan kawasan Asia Pasifik.

“Kami berencana untuk terus berinvestasi dalam ekspansi kami. Transaksi ini merupakan langkah alami untuk terus melayani kebutuhan pelanggan hyperscale kami yang terus berkembang di Indonesia dan di seluruh kawasan Asia Pasifik,” ujar Salgame.

Persaingan infrastruktur digital ikut menguat

Bagi Indonesia, transaksi ini menambah pemain yang mengelola fasilitas penting bagi layanan digital. Pusat data menjadi tempat perusahaan menyimpan dan mengolah informasi. Ketersediaan kapasitas dan lokasi fasilitas ikut menentukan kemampuan penyedia layanan memenuhi permintaan pelanggan, meski bahan sumber tidak merinci kapasitas lima aset yang diakuisisi.

SM+ juga telah mengumumkan kerja sama dengan Korea Selatan untuk mendirikan pusat data AI bernama SMX01 di Jakarta. Rencana itu menunjukkan perusahaan tengah membangun kehadiran di layanan infrastruktur digital, sementara akuisisi PDG memberikan akses pada fasilitas yang sudah beroperasi.

Besarnya kebutuhan pelanggan hyperscale menjadi alasan PDG menyebut ekspansi tetap berjalan setelah transaksi. Namun, perusahaan belum mengungkap rincian investasi berikutnya atau jadwal pengembangan fasilitas dalam keterangan yang dikutip.

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kode Redeem FC Mobile Terbaru Hari Ini 13 Oktober 2026: Klaim Pack & Coins Gratis