Rabu, 14 Oktober 2026 WIB
BREAKING
LIFESTYLE

Y Buka Suara soal Video Call dengan Ruben Onsu, Ungkap Kronologi Pertemuan Pertama

Y Buka Suara soal Video Call dengan Ruben Onsu, Ungkap Kronologi Pertemuan
Y Buka Suara soal Video Call dengan Ruben Onsu, Ungkap Kronologi Pertemuan

JAKARTA — Rekaman video call yang beredar menyeret nama Ruben Onsu ke tengah perhatian publik. Pria berinisial Y kini menyatakan rekaman itu asli dan menjelaskan bagaimana ia pertama kali bertemu dengan presenter tersebut.

Y menyampaikan keterangannya bersama rekannya sesama pembawa acara, Artos, di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (12/10/2026). Ia mengatakan pertemuan awal dengan Ruben terjadi di pesta ulang tahun sahabat sang presenter.

“Ya betul, video itu asli dan tanpa rekayasa apa pun. Jadi, awal pertama kali saya ketemu dengan beliau, RO itu, di acara ulang tahun sahabatnya RO,” kata Y.

Pernyataan itu memberi konteks tentang awal hubungan komunikasi keduanya, setelah rekaman panggilan video beredar luas di media sosial. Namun, bahan keterangan yang tersedia belum menguraikan kapan panggilan itu berlangsung atau bagaimana rekamannya kemudian tersebar.

Y sebut rekaman video call tanpa rekayasa AI

Y secara khusus membantah adanya rekayasa kecerdasan buatan atau AI pada video yang beredar. Ia menyebut rekaman tersebut asli. Pernyataan itu menjawab isu soal keaslian materi, tetapi tidak dengan sendirinya menjelaskan siapa yang merekam atau menyebarkannya.

Rangkaian peristiwa yang disampaikan Y dimulai dari pesta ulang tahun sahabat Ruben. Setelah pertemuan itu, komunikasi mereka berlanjut melalui video call. Bahan sumber tidak merinci frekuensi komunikasi, isi percakapan, maupun jarak waktu antara pertemuan dan panggilan tersebut.

Karena itu, penting membedakan keterangan yang sudah disampaikan dari detail yang belum muncul. Y mengonfirmasi keaslian rekaman dan menyebut lokasi awal pertemuan secara umum, yakni pesta ulang tahun sahabat Ruben. Informasi lain mengenai proses beredarnya video belum dijelaskan dalam keterangannya yang dikutip.

Peredaran rekaman pribadi berlanjut ke ranah hukum

Berita terkait yang dicantumkan sumber menyebut Ruben Onsu membuat laporan polisi setelah video call pribadi tersebar di media sosial. Sumber juga menyebut Ruben menyerahkan bukti kepada polisi dan melaporkan akun penyebar. Namun, keterangan yang tersedia tidak memuat tanggal laporan, identitas terlapor, ataupun perkembangan penanganan perkara.

Bagi masyarakat, persoalan ini bukan cuma soal benar atau tidaknya sebuah video. Penyebaran rekaman percakapan pribadi dapat memunculkan pertanyaan tentang privasi, persetujuan, dan tanggung jawab pihak yang membagikan konten. Dalam kasus ini, keterangan Y menyangkut keaslian video dan awal perkenalan, sedangkan kabar laporan polisi menempatkan penyebarannya dalam proses yang berbeda.

Publik juga perlu berhati-hati saat meneruskan rekaman yang belum disertai keterangan lengkap. Video yang beredar bisa mengundang kesimpulan cepat, padahal konteks hubungan, waktu perekaman, dan jalur penyebarannya belum seluruhnya diterangkan dalam bahan yang tersedia.

Menahan diri untuk tidak menyebarkan ulang konten pribadi membantu mengurangi risiko memperluas dampak terhadap pihak yang terlibat.

Untuk saat ini, keterangan Y baru menjelaskan titik awal pertemuan dan klaim bahwa rekaman itu tidak dimanipulasi AI. Perkembangan berikutnya bergantung pada penjelasan lebih lengkap dari pihak terkait serta informasi resmi mengenai laporan yang disebut telah diajukan.

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kalender Jawa Hari Ini 13 Oktober 2026: Weton, Pasaran, Neptu & Karakter Karir