Data Badan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Sumatera Utara per 22 September 2026 mencatat pendapatan daerah telah terealisasi Rp8,9 triliun. Capaian itu sekitar 69,8 persen dari target tahun ini sebesar Rp12,83 triliun.
Angka tersebut mencakup pendapatan daerah secara keseluruhan, bukan khusus penerimaan pajak kendaraan. Karena itu, data tersebut menjadi gambaran posisi realisasi pendapatan Sumut, sementara operasi yang berlangsung pada Oktober secara khusus mendorong kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor.
Program daerah lain mengandalkan keteladanan
Upaya mendorong kepatuhan pajak kendaraan juga dilakukan di daerah lain, meski melalui kegiatan dan sasaran yang berbeda. Kalsel Antaranews melaporkan Bapenda Kabupaten Tabalong menggelar Gebyar Panutan Pajak Kendaraan Bermotor Tahun 2026 untuk meningkatkan kepatuhan warga sekaligus mendorong aparatur pemerintah menjadi teladan dalam membayar tepat waktu.
Kepala Bapenda Tabalong Nanang Mulkani menyebut kegiatan itu juga diarahkan untuk memperkuat sinergi pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, UPPD Samsat Tanjung, dan pemangku kepentingan. Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Tabalong menyerahkan secara simbolis mobil Samsat Keliling jenis Luxio kepada Pemprov Kalimantan Selatan.
Program Tabalong tidak sama dengan operasi di Sumatera Utara. Namun, keduanya menempatkan kemudahan layanan dan kepatuhan sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan penerimaan pajak kendaraan. Di Sumut, layanan pembayaran langsung saat pemeriksaan dan bus keliling menjadi cara yang ditawarkan untuk menjangkau warga.
Operasi Sadar Pajak Sumut berlangsung sepanjang Oktober 2026 di 33 kabupaten/kota, dengan layanan pembayaran tersedia di lokasi pemeriksaan kendaraan.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.