TANGERANG — Karhutla membuat dua penerbangan dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta dibatalkan, mengubah rencana perjalanan penumpang yang hendak terbang. PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney) mencatat pembatalan itu terjadi setelah asap mengganggu jarak pandang di sejumlah wilayah Indonesia.
Gangguan tersebut berdampak pada penerbangan yang terkait dengan bandara di Tangerang, Banten. Informasi yang dihimpun Katadata dari Antara menyebut jarak pandang di beberapa bandara tujuan berada di bawah batas minimum keamanan penerbangan.
Keputusan membatalkan penerbangan diambil untuk menjaga keselamatan perjalanan udara. Artinya, penumpang yang terdampak perlu memeriksa status penerbangan dan mengikuti informasi terbaru dari maskapai sebelum menuju bandara.
Karhutla dan gangguan jarak pandang penerbangan
Operator Bandara Soekarno-Hatta menyebut gangguan jarak pandang akibat kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah sebagai penyebab pembatalan. Asap yang terbawa ke area bandara tujuan dapat menghambat operasi pesawat, terutama ketika jarak pandang tidak memenuhi ambang keselamatan.
Dalam laporan Katadata yang mengutip Antara, Assistant Deputy Communication & Legal Soekarno-Hatta Executive Office, Yudistiawan, mengatakan operator terus mengikuti perkembangan operasional dan berkoordinasi dengan maskapai serta pihak terkait. Koordinasi itu ditujukan untuk menangani penerbangan dan penumpang yang terdampak.
“Kami terus memantau perkembangan kondisi operasional penerbangan dan berkoordinasi dengan maskapai serta pemangku kepentingan terkait untuk memastikan penanganan penerbangan dan penumpang terdampak berjalan dengan baik,” kata Yudistiawan di Tangerang, Banten, Sabtu (17/10), sebagaimana dikutip Katadata dari Antara.
Operator juga menyiapkan mitigasi untuk mengantisipasi penumpukan penumpang setelah pembatalan. Yudistiawan menyatakan operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta tetap terkendali. Namun, pembatalan tetap dapat mengubah jadwal dan rencana perjalanan penumpang yang menggunakan rute terdampak.
Penumpang diminta cek status penerbangan
Bagi warga yang akan berangkat dari Soekarno-Hatta, dampaknya terasa langsung: jadwal yang sudah disusun bisa berubah, sementara perjalanan ke bandara tetap memerlukan waktu dan biaya. Karena itu, operator meminta calon penumpang memeriksa status serta jadwal penerbangan sebelum berangkat. Informasi dari maskapai menjadi acuan untuk mengetahui perubahan perjalanan dan penanganan yang tersedia.
Situasi ini juga menunjukkan bahwa sumber gangguan tidak selalu berada di bandara keberangkatan. Asap di lokasi tujuan dapat memengaruhi penerbangan yang berangkat dari Soekarno-Hatta, sehingga keputusan operasional bergantung pada kondisi jarak pandang di titik lain dalam rute.
Katadata turut mengutip keterangan sebelumnya dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika bahwa asap karhutla di Kalimantan telah mencapai Jakarta.
Keterangan itu memberi konteks pada sebaran asap, tetapi sumber yang tersedia tidak merinci hubungan langsung antara asap di Jakarta dan pembatalan dua penerbangan. Penjelasan operator mengaitkan pembatalan dengan gangguan jarak pandang di sejumlah wilayah dan bandara tujuan.
Angka pembatalan yang disampaikan operator tetap dua penerbangan. Untuk penumpang, langkah paling dekat adalah memastikan status penerbangan kepada maskapai sebelum berangkat ke Bandara Soekarno-Hatta.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.