Minggu, 18 Oktober 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

Jejak Letjen Kristomei, Kepala BNPB Termuda yang Bukan Orang Baru Urus Bencana

Jejak Letjen Kristomei, Kepala BNPB Termuda yang Bukan Orang Baru Urus Bencana
Jejak Letjen Kristomei, Kepala BNPB Termuda yang Bukan Orang Baru Urus Bencana

JAKARTA — Letjen TNI Kristomei Sianturi memimpin Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sejak Kamis, 15 Oktober 2026. Kepala BNPB termuda ini pernah ikut menangani pandemi Covid-19 ketika bertugas di lembaga tersebut pada 2020.

Pengalaman itu membuat urusan kebencanaan bukan wilayah baru bagi Kristomei. Setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto, ia menyatakan mendapat tugas untuk segera bekerja, terutama menghadapi kondisi darurat bencana yang sedang terjadi di Indonesia.

Dalam acara serah terima jabatan di InaDRTG, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jumat, 16 Oktober 2026, Kristomei menceritakan kedekatannya dengan BNPB bermula enam tahun sebelumnya. Saat itu ia masih berpangkat kolonel dan diperbantukan di pusat media lembaga tersebut.

Pengalaman Kristomei di BNPB bermula dari pusat media

Kristomei pernah mendampingi Kepala BNPB saat itu, Letjen TNI (Purn) Doni Monardo. Tugas tersebut memberinya pengalaman langsung di lingkungan lembaga yang kini ia pimpin, termasuk ketika pandemi Covid-19 berlangsung.

“Saya teringat enam tahun lalu, mendampingi Pak Doni Monardo, saat itu saya diperbantukan di media center. Itu salah satu pengalaman kami, bahkan saat itu saya juga sempat menginap di kantor BNPB,” ujar Kristomei dalam sertijab.

Pengalaman bekerja di pusat media juga menempatkannya dekat dengan penyampaian informasi kebencanaan. Dalam penanganan keadaan darurat, informasi dari lembaga menjadi bagian penting agar masyarakat mengetahui kondisi dan langkah yang perlu diambil. Bagi Kristomei, tugas barunya berarti kembali ke institusi yang pernah ia kenal dari dalam, kali ini dengan tanggung jawab memimpin.

Situasinya mendesak. Kristomei mengatakan Presiden Prabowo memintanya segera bekerja, dengan perhatian pada keadaan darurat yang tengah dihadapi Indonesia. Namun, bahan yang tersedia tidak merinci jenis bencana yang dimaksud ataupun langkah operasional yang akan ditempuh BNPB.

Rekam jejak militer dan tantangan kepemimpinan

Laporan detikcom tentang pelantikannya menyebut Kristomei menggantikan Letjen Suharyanto. Profil yang dimuat outlet itu menggambarkan perjalanan karier Kristomei di lingkungan TNI Angkatan Darat dan Mabes TNI, dari posisi operasional dan teritorial hingga bidang penerangan serta pendidikan.

Jabatan yang pernah diembannya antara lain Perwira Pembantu IV/Opsdagri Sops TNI, Komandan Resimen Induk Kodam Iskandar Muda, Asisten Operasi Kasdam I/Bukit Barisan, dan Kepala Penerangan Kodam Jaya. Detikcom juga mencatat ia dilantik sebagai Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat pada 31 Oktober 2023, menggantikan Brigjen TNI Hamim Tohari.

Jejak tersebut memberi gambaran tentang pengalaman organisasi Kristomei, tetapi pekerjaannya di BNPB memiliki fokus berbeda: penanganan bencana. Pengalaman masa pandemi menjadi bekal yang pernah ia alami langsung, sementara jabatan baru menuntut koordinasi lembaga dalam merespons keadaan darurat yang berlangsung di berbagai wilayah.

Bagi masyarakat, kepemimpinan BNPB berdampak pada bagaimana respons darurat dan informasi kebencanaan dijalankan. Kristomei kini memimpin lembaga yang pernah menjadi tempatnya bertugas saat berpangkat kolonel, dengan mandat untuk langsung menangani kondisi darurat yang tengah terjadi di Indonesia.

Kristomei menyebut pengalaman pertamanya di BNPB terjadi enam tahun lalu, saat ia diperbantukan di pusat media dan mendampingi Doni Monardo.

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Cek Penerima Bansos PKH & BPNT Kemensos 18 Oktober 2026: Cara Cek NIK KTP Online