Minggu, 18 Oktober 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Maia 300 Microsoft Tantang Nvidia Lewat Bandwidth Memori

Maia 300 Microsoft Tantang Nvidia Lewat Bandwidth Memori
Maia 300 Microsoft Tantang Nvidia Lewat Bandwidth Memori

Namun, perusahaan tidak menyebut GPU tertentu sebagai pembanding, sehingga klaim tersebut belum bisa dibaca sebagai perbandingan langsung dengan satu produk Nvidia yang teridentifikasi.

Jika pembeli terbesar memindahkan sebagian beban inferensi ke chip buatan sendiri, mereka dapat membayar lebih dekat ke biaya produksi daripada margin pemasok. Tekanan seperti itu relevan bagi perusahaan yang membangun pusat data AI, tetapi belum otomatis berarti belanja infrastrukturnya turun. Yang berubah terutama adalah siapa yang memperoleh bagian lebih besar dari pengeluaran tersebut.

Skala bisnis Nvidia menjelaskan mengapa perubahan itu diperhatikan. Untuk kuartal yang berakhir pada Juli 2026, Nvidia melaporkan pendapatan $96.2 miliar, termasuk $89 miliar dari pusat data, dengan margin kotor 75%. CFO Colette Kress menyebut pendapatan dari hyperscaler sebesar $49 miliar. Kelompok pelanggan besar itu sekaligus menjadi pihak yang mulai merancang akselerator sendiri.

Namun, Maia belum menjadi pengganti besar bagi chip Nvidia dalam waktu dekat. Analis Evercore ISI memperkirakan Maia akan menyumbang sekitar 10% dari belanja chip AI Microsoft pada kuartal pertama 2027, menurut CNBC. Nvidia juga memproyeksikan pendapatan $108 miliar untuk kuartal berjalan.

Microsoft sendiri masih menggunakan Nvidia dan AMD untuk pelatihan model; Satya Nadella mengatakan bahwa kemampuan mengintegrasikan teknologi secara vertikal bukan berarti perusahaan hanya akan mengandalkan integrasi itu.

Chip khusus belum mengempiskan belanja AI

Microsoft pernah mengatakan kepada Komisi Eropa pada 2024 bahwa Google menjadi satu-satunya perusahaan yang terintegrasi di setiap lapisan AI, dari chip hingga toko aplikasi seluler.

Dalam pernyataan yang dikutip bahan sumber, Microsoft menyebut perusahaan lain harus mengandalkan kemitraan untuk berinovasi dan bersaing. Kini, langkah Maia memperlihatkan perusahaan itu berusaha membangun lebih banyak kemampuan di dalam rumah sendiri.

Google juga menjual TPU sebagai sistem bagi pelanggan pusat data. CFO Alphabet Anat Ashkenazi mengatakan perusahaan mulai mengakui pendapatan dari penjualan sistem TPU pada kuartal kedua, sementara CEO Sundar Pichai menyampaikan adanya permintaan kuat untuk TPU mandiri.

Meski mengembangkan chip sendiri, Alphabet tetap memasukkan Vera Rubin dalam daftar pilihannya dan menyebut masih menghadapi keterbatasan pasokan.

Halaman:123Semua Halaman

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kode Redeem FC Mobile Terbaru Hari Ini 18 Oktober 2026: Klaim Pack & Coins Gratis