Di tengah tekanan, otoritas dan pelaku pasar juga membicarakan agenda pembenahan. Detik Finance melaporkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) mengundang analis serta anggota bursa pada Minggu (18/10/2026) untuk membahas kondisi pasar setelah pengumuman MSCI. Direktur Utama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Samsul Hidayat mengonfirmasi adanya pertemuan tersebut.
Perkumpulan Analis Efek Indonesia (PAEI), menurut laporan Detik Finance, menyatakan dukungan terhadap agenda reformasi OJK dan Self-Regulatory Organization (SRO).
Rangkaian kebijakan yang disebut dalam laporan itu mencakup keterbukaan kepemilikan saham di atas 1%, transparansi pemilik manfaat akhir atau UBO, perluasan pengawasan konsentrasi kepemilikan, serta kenaikan batas minimum free float menjadi 15%.
Agenda lainnya meliputi klasifikasi investor, penyempurnaan Watchlist Board, short selling, serta publikasi haircut dan collateral. Langkah-langkah itu menjadi bagian dari pembahasan soal keterbukaan dan tata kelola. Bagi pasar, pelaksanaan dan komunikasi reformasi dapat ikut menentukan seberapa jauh investor memperoleh kejelasan mengenai struktur kepemilikan dan risiko saham.
Keputusan MSCI belum final
Kumparan menyebut konsultasi MSCI masih berlangsung hingga 30 April 2027. Dengan demikian, wacana perubahan status belum menjadi keputusan final. Perkembangan berikutnya bergantung pada proses konsultasi serta respons pemerintah dan otoritas pasar modal terhadap persoalan yang menjadi perhatian MSCI.
Di tengah informasi yang beredar, daftar saham pilihan analis yang disebut dalam judul awal belum dapat dipastikan dari bahan utama yang tersedia. Karena itu, pembaca perlu membedakan proyeksi IHSG dari rekomendasi saham tertentu: sumber utama menyampaikan perkiraan indeks menuju 4.800-an, tetapi tidak menyertakan nama saham atau atribusi analis untuk proyeksi tersebut.
Hendra Wardana menekankan bahwa pembenahan konkret diperlukan untuk memulihkan kepercayaan. Seperti dikutip Kumparan, “Pembenahan konkret dari pemerintah dan otoritas bursa menjadi kunci utama memulihkan kepercayaan pasar.”

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.