Rabu, 21 Oktober 2026 WIB
BREAKING
POLITIK PEMERINTAHAN

Isi Pertemuan Presiden Prabowo dengan Ketua DEN Luhut di Istana Merdeka

Isi Pertemuan Presiden Prabowo dengan Ketua DEN Luhut di Istana Merdeka
Isi Pertemuan Presiden Prabowo dengan Ketua DEN Luhut di Istana Merdeka

Perdebatan ini berpengaruh pada cara risiko keputusan ekonomi dipahami dalam kebijakan antikorupsi. Bagi lembaga dan perusahaan yang menjalankan usaha, kajian tersebut menyoroti kebutuhan membedakan risiko bisnis dari unsur tindak pidana. Namun, sumber tidak menjelaskan bentuk rumusan baru atau mekanisme yang akan dipakai untuk membedakan keduanya.

Rapat itu juga dihadiri sejumlah menteri di bidang ekonomi. Luhut mengatakan DEN mengonfirmasi ulang data yang dimiliki, sementara Prabowo memberi perhatian pada dasar informasi yang digunakan dalam pengambilan keputusan.

“Jadi dengan data-data yang lengkap ini proses pengambilan keputusan kita harapkan basisnya data dan studi,” kata Luhut.

Perlinsos dan antisipasi cuaca ekstrem

Agenda lain yang dilaporkan Luhut adalah digitalisasi data Perlinsos. Ia mengatakan sistem tersebut akan diluncurkan Presiden pada 10 November dan diarahkan agar bantuan sosial menjangkau warga yang berhak.

Luhut menyebut bantuan nantinya diberikan dalam bentuk transfer tunai. Ia juga mengatakan pemerintah pada akhirnya tidak lagi memberikan subsidi kepada produk, meski tidak menjelaskan rincian peralihan maupun pelaksanaan sistem digital tersebut.

Perubahan itu menyentuh langsung penyaluran bantuan: data penerima akan menjadi dasar untuk menentukan siapa yang berhak memperoleh dukungan pemerintah. Jika data yang dipakai akurat, tujuan yang disampaikan Luhut adalah memperkuat ketepatan sasaran dan keadilan. Rincian teknis, termasuk proses pemutakhiran data, belum dijelaskan dalam keterangan seusai rapat.

Luhut juga melaporkan potensi dampak El Nino dan La Nina terhadap ketersediaan pangan serta kemungkinan banjir. Ia mengatakan Prabowo meminta agar informasi dari BMKG mengenai El Nino dilihat secara terperinci, sementara La Nina juga menjadi perhatian untuk waktu mendatang.

Menurut Luhut, pemerintah perlu menyiapkan langkah kontingensi karena dampak cuaca dapat diperkirakan meski berasal dari faktor alam. Persiapan pangan, termasuk waktu mulai menanam, menjadi salah satu hal yang dibahas dalam arahan presiden.

“Presiden juga tadi kita lapori mengenai El Nino yang kita usulkan untuk melihat BMKG dengan detail, dan La Nina yang akan mungkin nanti datang beberapa waktu lagi ke depan sehingga itu kan berpengaruh kepada pangan, ketersediaan pangan maupun tadi kemungkinan banjir,” kata Luhut.

Halaman:12Semua Halaman

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda