Sabtu, 24 Oktober 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Anggota DPR sebut UMKM kriya jadi penopang pariwisata

Anggota DPR sebut UMKM kriya jadi penopang pariwisata
Peserta pelatihan mengolah eceng gondok menjadi produk kriya di Surabaya

SURABAYA — Produk kriya bisa membawa karakter dan kebudayaan lokal ke hadapan wisatawan. Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono menyebut UMKM kriya berpotensi memperkuat pariwisata Indonesia, terutama ketika produknya menarik minat pasar internasional.

Pernyataan itu disampaikan Bambang dalam kegiatan pengembangan sumber daya lokal untuk usaha kreatif berbasis kriya di Surabaya, Sabtu. Sebanyak 70 peserta mengikuti pelatihan membuat tas dari eceng gondok yang diinisiasi Komisi VII DPR RI bersama Kementerian Ekonomi Kreatif.

Produk kriya membawa identitas lokal

Pelatihan tersebut mendorong peserta mengolah tanaman yang selama ini dianggap gulma menjadi produk bernilai ekonomi. Tas berbahan eceng gondok menjadi contoh pemanfaatan bahan lokal untuk menghasilkan barang kreatif, sekaligus memperlihatkan bagaimana sumber daya di sekitar dapat masuk ke kegiatan usaha.

“Kriya ini sebagai pendukung pariwisata. Dengan produk yang memiliki karakter sendiri, kebudayaan kita akan terlihat dan masyarakat internasional juga akan menyukainya,” kata Bambang Haryo.

Hubungan kriya dan pariwisata hadir lewat produk yang membawa ciri daerah. Bagi wisatawan, barang kerajinan dapat menjadi bagian dari pengalaman mengenal kebudayaan setempat. Bagi pelaku usaha, keterkaitan itu membuka peluang agar produk lokal ikut memperoleh perhatian dari pasar yang lebih luas.

Bambang mengatakan UMKM kriya termasuk tiga besar subsektor ekonomi kreatif, setelah kuliner dan fesyen. Posisi itu, menurut dia, membuat dukungan bagi pelaku usaha penting agar potensi kriya dapat berkembang dan produknya mampu bersaing.

Pendampingan dibutuhkan untuk memperluas pasar

Ia menilai pelaku UMKM memerlukan pendampingan dalam akses permodalan, pengelolaan usaha, sertifikasi, dan pemasaran. Dukungan pada aspek-aspek tersebut berkaitan langsung dengan kemampuan usaha mengembangkan produk dan menjangkau konsumen di luar pasar yang sudah mereka miliki.

Bagi industri pariwisata, produk kriya yang mengangkat budaya lokal dapat memperkaya pilihan produk kreatif di daerah tujuan wisata. Dampaknya bagi pelaku usaha bukan sekadar kesempatan menjual barang kepada pengunjung. Produk yang terkelola dan dipasarkan dengan baik juga berpeluang memperkenalkan identitas daerah kepada pasar yang lebih luas.

Halaman:12Semua Halaman

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair