ITHACA — Jane Doe, mantan mahasiswa Cornell University yang menuduh tujuh pria memperkosanya di sebuah rumah persaudaraan, mengatakan komentar Presiden Cornell Michael Kotlikoff membuatnya merasa tidak didukung. Dalam surat kepada senat fakultas bertanggal 14 Oktober, ia menyampaikan hal itu menjelang pembahasan mosi tidak percaya terhadap administrasi universitas.
Kasus ini kini menjadi bagian dari perdebatan tentang cara Cornell merespons laporan kekerasan seksual di kampus. Para anggota senat fakultas telah mulai membahas mosi itu dan dijadwalkan bertemu kembali pada 28 Oktober sebelum melakukan pemungutan suara elektronik.
Surat Doe, yang kini berusia 22 tahun, diperoleh The New York Times dan Associated Press. The Guardian juga melaporkan bahwa ia ingin memberikan informasi yang dapat dipertimbangkan anggota senat, bukan mengarahkan pilihan mereka.
Jane Doe mempertanyakan respons administrasi Cornell
Dalam suratnya, Doe menulis bahwa ia diberi tahu Kotlikoff pernah menanyakan mengapa laporan mengenai dugaan serangan itu baru disampaikan setelah jeda waktu. Ia menyebut komentar tersebut memengaruhi kepercayaannya terhadap pimpinan universitas.
“Itu mengurangi kepercayaan saya terhadap kemampuan administrasi untuk menyikapi pengalaman saya dengan pemahaman, kepekaan, dan keadilan yang saya harapkan dari sekolah yang pernah menjadi impian saya,” tulis Doe.
Doe mengatakan tujuannya menyampaikan surat adalah agar para anggota fakultas memiliki informasi sebelum memberikan suara. Ia menegaskan tidak bermaksud menentukan bagaimana senat harus menilai kisahnya, melainkan memberikan keterangan yang dapat mereka pertimbangkan atau telusuri lebih lanjut.
Juru bicara Cornell menyampaikan kepada The New York Times bahwa Kotlikoff memang pernah mengajukan pertanyaan serupa, tetapi bukan kepada Doe. Menurut pihak universitas, pertanyaan itu ditujukan kepada orang-orang di sekitar kejadian yang tidak menggunakan saluran pengaduan anonim Cornell, meski percakapan tentang insiden tersebut beredar di media sosial pada Oktober 2024.
Juru bicara itu mengatakan Kotlikoff tidak sedang mempertanyakan keputusan Doe untuk melapor. Keterangan universitas tersebut memberi konteks berbeda dari pengalaman yang ditulis Doe dalam suratnya; keduanya kini menjadi bahan yang dapat dipertimbangkan anggota senat fakultas.
Dugaan serangan dan langkah penyelidikan
Dalam gugatan yang diajukan bulan lalu, Doe menuduh tujuh pria melakukan kekerasan seksual terhadapnya di rumah persaudaraan Chi Phi di Ithaca, New York. Ia menyatakan dirinya berada dalam kondisi sangat mabuk saat kejadian berlangsung selama berjam-jam. Para pria itu belum dijerat dakwaan pidana dan seluruhnya membantah melakukan kesalahan.
Gugatan tersebut menyebut dugaan serangan terjadi pada 19 dan 20 Oktober 2024. Doe melapor kepada polisi kampus pada 8 November, sekitar tiga minggu kemudian. Setelah laporan masuk, Cornell menangguhkan kegiatan Chi Phi dan melakukan penyelidikan selama berbulan-bulan. Dua pria dikeluarkan dari universitas, sementara sejumlah lainnya dikenai skorsing.
Doe kemudian keluar dari Cornell. Ia menggugat universitas dan tujuh pria yang dituduh terlibat. Gugatan itu memicu aksi protes mahasiswa serta perhatian baru terhadap penanganan dugaan kekerasan seksual di lingkungan kampus.
Jaksa agung New York telah membuka kembali penyelidikan pidana atas tuduhan tersebut. Sampai laporan ini disusun, belum ada seorang pun yang ditangkap atau didakwa. Status itu penting dibedakan dari tuduhan dalam gugatan, yang belum menjadi putusan pengadilan.
Mosi tidak percaya yang akan dipertimbangkan senat fakultas dapat menjadi teguran kuat terhadap administrasi Kotlikoff, tetapi hasilnya tidak akan langsung mencopotnya dari jabatan presiden. Pembahasan lanjutan dijadwalkan pada 28 Oktober, sebelum pemungutan suara elektronik oleh para anggota senat.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.