Minggu, 25 Oktober 2026 WIB
BREAKING
DAERAH

Tabalong terima bantuan Presiden Rp10 miliar tangani karhutla

Bantuan karhutla Tabalong untuk mendukung operasi petugas dan relawan
Petugas dan relawan menangani karhutla di Tabalong, Kalimantan Selatan. (Ilustrasi: AI)

TANJUNG — Saat kebakaran hutan dan lahan masih membakar sejumlah wilayah Tabalong, pemerintah kabupaten itu menerima bantuan Presiden sebesar Rp10 miliar untuk penanganan karhutla. Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani menyebut dana tersebut akan menunjang operasi lapangan, termasuk bahan bakar dan konsumsi relawan.

Dampaknya langsung menyasar kerja tim pemadam dan relawan: biaya operasional serta kebutuhan penanganan dapat ditopang dari bantuan itu. Pemkab Tabalong akan memetakan penggunaan dana bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan relawan Unit Penanggulangan Bencana Swadaya (UPBS).

Bantuan karhutla Tabalong untuk operasi lapangan

Kepastian bantuan disampaikan dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Tahun 2026 di Jakarta. Keterangan Pemkab yang dikutip ANTARA menyebut kepastian itu diterima pada Kamis (23/10/2026), sedangkan Republika menulis Jumat (23/10). Kedua laporan sepakat mengenai nilai bantuan dan tujuan penggunaannya.

Noor Rifani mengatakan dana tersebut menjadi amanah yang akan digunakan untuk mendukung penanganan karhutla di Kabupaten Tabalong. Pemerintah daerah juga merencanakan pemakaian untuk membeli bahan bakar minyak, menyediakan konsumsi relawan, serta memenuhi kebutuhan operasional dan sarana-prasarana penunjang.

“Bantuan ini merupakan amanah yang akan kita dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung operasional penanganan karhutla di Kabupaten Tabalong,” kata Noor Rifani, seperti dikutip ANTARA. Pemkab akan berkoordinasi dengan BPBD dan UPBS sebelum kebutuhan di lapangan dipetakan.

Langkah pemetaan itu menentukan bagaimana bantuan diterjemahkan menjadi dukungan yang dibutuhkan petugas. BBM membantu mobilitas tim, sementara konsumsi menopang relawan yang berjaga dan bekerja di lokasi. Pengadaan sarana juga diarahkan untuk memperkuat operasi, meski rincian barang yang akan dibeli belum disebutkan dalam laporan.

Karhutla tercatat di tiga kecamatan

Kepala Seksi Perlindungan Hutan KPH Kabupaten Tabalong Aries Setiawan menyebut sekitar 140 hektare kawasan terdampak kebakaran. Area itu mencakup hutan lindung, hutan produksi, dan Areal Penggunaan Lainnya (APL), dengan sebaran di Kecamatan Bintang Ara, Muara Uya, dan Jaro.

Tim perlindungan hutan bersama BPBD Tabalong sedang menangani kebakaran di Desa Salikung, Kecamatan Muara Uya. Lokasi itu menjadi salah satu titik kerja langsung ketika pemerintah daerah menyiapkan pembagian kebutuhan operasional dan dukungan bagi relawan.

Data Pusdalops BPBD Kabupaten Tabalong yang disampaikan ANTARA mencatat 194 kejadian karhutla dengan sekitar 507 hektare lahan terbakar. Angka tersebut menggambarkan luas dampak yang lebih besar daripada catatan kawasan hutan terdampak yang disampaikan KPH; keduanya merujuk pada cakupan data berbeda, sehingga tidak dapat dianggap sebagai angka yang saling menggantikan.

Bagi warga di wilayah terdampak, kecepatan penanganan menjadi penting karena kebakaran menjangkau beberapa kecamatan dan melibatkan kawasan dengan fungsi berbeda. Penggunaan bantuan melalui koordinasi BPBD dan UPBS diharapkan sesuai kebutuhan nyata petugas, mulai dari pergerakan menuju lokasi hingga dukungan bagi relawan.

Besaran bantuan yang diterima Pemkab Tabalong adalah Rp10 miliar.

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda