Senin, 26 Oktober 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

4 Jenis Dompet Digital dan Kegunaannya, dari E-Wallet ke Kripto

Jenis dompet digital untuk pembayaran, kartu, dan penyimpanan kripto
Empat kategori dompet digital menawarkan fungsi dan batas penggunaan yang berbeda. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — Dompet digital tidak semuanya bekerja dengan cara yang sama. Ada yang hanya bisa dipakai di satu merek, ada yang dapat digunakan untuk membayar di banyak tempat, dan ada pula yang menyimpan akses ke aset kripto.

Memahami jenis dompet digital membantu pengguna memilih layanan sesuai kebutuhan: belanja di toko tertentu, membayar lintas merchant, menyimpan kartu secara digital, atau mengelola kripto. Uraian ini merujuk pada artikel sumber yang membahas empat kategori utama: tertutup, semi-tertutup, terbuka, serta dompet kripto.

Dompet digital tertutup dan semi-tertutup

Dompet tertutup dikelola perusahaan atau toko. Pengguna biasanya mengisi saldo terlebih dahulu, lalu hanya dapat membelanjakannya di ekosistem merek itu. Starbucks menjadi contoh yang disebut dalam sumber, begitu pula Uber Cash, Amazon Pay, Walmart Pay, dan Target Wallet.

Model ini berguna bagi orang yang memang rutin bertransaksi di satu layanan. Saldo yang tersimpan bisa membuat pembayaran lebih praktis, tetapi penggunaannya terbatas. Uang di dalam dompet itu bukan pengganti universal untuk kartu pembayaran: pilihan belanjanya mengikuti aturan merchant yang menerbitkan layanan.

Dompet semi-tertutup berada di antara sistem khusus satu toko dan dompet yang dapat dipakai secara luas. Layanan ini memungkinkan transaksi pada sejumlah merchant atau penyedia jasa yang telah disetujui, termasuk toko daring, layanan antar, dan transportasi.

Artikel sumber mencontohkan Paytm di India, GCash di Filipina, serta GrabPay yang tersedia di sejumlah negara Asia Tenggara, termasuk Malaysia dan Thailand. Ketersediaan dan cakupan tiap layanan bergantung pada wilayah serta merchant yang bekerja sama. Karena itu, nama dompet yang dikenal di satu negara belum tentu menawarkan fungsi yang sama di negara lain.

Dompet terbuka menyimpan kartu secara digital

Dompet terbuka paling mendekati fungsi dompet fisik, hanya saja uang tunai lepas tidak ikut tersimpan di dalamnya. Apple Wallet dan Samsung Wallet menjadi contoh yang akrab bagi pengguna ponsel. Google, PayPal, dan Venmo juga disebut sebagai penyedia fitur serupa.

Pengguna dapat menyimpan kartu dalam satu tempat untuk berbelanja daring, membayar dengan mendekatkan perangkat ke terminal yang kompatibel, atau mengirim uang kepada orang lain. Bergantung pada perangkat dan lokasi, dompet digital tertentu juga dapat menyimpan bentuk identitas seperti SIM dan paspor. Fitur itu tidak otomatis tersedia bagi semua pengguna.

Halaman:12Semua Halaman

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kode Redeem Free Fire (FF) Hari Ini 25 Oktober 2026: Klaim Diamond & Skin Gratis