Steve Jobs menilai layar sentuh pada laptop akan membuat lengan cepat pegal. Pandangan itu ia sampaikan saat memperkenalkan Mac OS X 10.7 Lion di acara “Back to the Mac” di kantor pusat Apple, ketika perusahaan memilih mengandalkan trackpad dan mouse ketimbang memasang layar sentuh di MacBook.
Keputusan tersebut bertahan meski Microsoft mendorong komputer layar sentuh dan sejumlah produsen menghadirkan perangkat sejenis. Kini, Apple kembali dikabarkan akan mengubah pendiriannya lewat MacBook Pro dengan panel OLED dan layar sentuh. Kabar itu masih berupa rumor, menurut laporan TechRadar.
Steve Jobs dan alasan menolak layar sentuh MacBook
Jobs beranggapan layar sentuh pada laptop bukan pilihan yang nyaman untuk penggunaan lama. Pengguna harus mengangkat tangan dari posisi mengetik dan menjangkau layar berulang kali. Menurut penjelasannya, gerakan itu dapat memicu ketegangan dan kelelahan, sekaligus mengurangi ketepatan saat mengoperasikan komputer.
Dalam acara “Back to the Mac”, Jobs menggambarkan dampak penggunaan layar sentuh dalam waktu panjang dengan kalimat, “After an extended period of time, your arm wants to fall off.” Ucapan itu, yang dapat diterjemahkan sebagai lengan terasa ingin lepas setelah dipakai lama, menjadi alasan praktis di balik sikapnya.
Ia memandang antarmuka sentuh pada laptop sebagai sesuatu yang lebih menyerupai gimmick daripada solusi yang nyaman.
Pada masa itu, Microsoft aktif mendorong komputasi layar sentuh sebagai cara baru berinteraksi dengan komputer. Tekanan pasar juga datang dari perangkat seperti keluarga HP TouchSmart. Namun, Apple tidak mengikuti arah tersebut. Perusahaan memilih mengembangkan gestur multi-sentuh melalui trackpad dan mouse.
Pilihan itu menunjukkan perbedaan cara perusahaan merancang interaksi. Layar sentuh mengandalkan jari yang menyentuh tampilan, sedangkan trackpad memungkinkan pengguna memberi perintah tanpa terus mengangkat tangan ke panel laptop. Bagi Jobs, posisi tangan dan ketepatan gerakan menjadi pertimbangan utama, bukan sekadar kemampuan menambahkan teknologi baru.
Dari trackpad hingga rumor MacBook Pro OLED
Apple tetap mempertahankan pendekatan tersebut selama beberapa tahun, sementara komputer Windows dengan layar sentuh dan perangkat 2-in-1 terus hadir di pasar. Perusahaan sempat mencoba teknologi perantara, yakni Touch Bar. Namun, fitur itu akhirnya dihentikan.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.