Senin, 26 Oktober 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Nest lama tak didukung Google: Pilih perbaikan atau daur ulang

Nest lama tak didukung Google
Nest lama tak didukung Google: Pilih perbaikan atau daur ulang. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — Nest lama yang tak lagi didukung Google masih dapat mengatur suhu rumah, tetapi kehilangan fitur pintar yang terhubung ke internet. Pemilik termostat Nest Learning generasi pertama dan kedua kini perlu memilih: mencoba firmware buatan komunitas, mendaur ulang perangkat, atau menggantinya.

Google menghentikan dukungan untuk dua generasi termostat itu pada Oktober 2025. Perangkat tetap dapat diatur langsung dari unitnya, termasuk memakai jadwal otomatis bawaan. Namun, koneksi dengan aplikasi dan aksesori lain terputus, sementara pembaruan perangkat lunak tak lagi tersedia.

Nest lama masih bisa dipakai tanpa fitur cloud

Keputusan Google berdampak berbeda dibanding penghentian dukungan untuk ponsel atau komputer. Termostat biasanya terpasang menetap dan dipakai untuk mengatur kenyamanan rumah. Perangkat ini juga masih punya fungsi dasar, sehingga pemilik tak serta-merta harus membuangnya ketika layanan daring berakhir.

Menurut bahan artikel sumber, Google menawarkan potongan harga untuk beralih ke Learning Thermostat generasi keempat. Namun, tawaran itu belum tentu menarik bagi orang yang tidak ingin terus menggunakan ekosistem Google atau memang belum berencana membeli perangkat baru.

Opsi lain datang dari proyek sumber terbuka No Longer Evil. Proyek gratis ini berupaya menghidupkan kembali sebagian atau seluruh fungsi pintar yang hilang setelah Google memutus koneksi cloud. Pengguna dapat memasang firmware khusus, memakai platform cloud No Longer Evil, mengatur server sendiri, atau menghubungkannya dengan ekosistem Home Assistant.

Namun, cara ini bukan pilihan tanpa risiko. Pemasang otomatis memang disediakan untuk memandu prosesnya, tetapi kesalahan saat memasang firmware dapat membuat termostat rusak total. Jika itu terjadi, perangkat tak bisa dipakai lagi, bahkan untuk fungsi dasar mengatur suhu.

Risiko perbaikan perlu ditimbang dengan kondisi rumah

Risiko kerusakan menjadi lebih serius bila rumah bergantung pada termostat untuk menghadapi cuaca panas atau dingin. Pemilik bisa kehilangan alat pengatur suhu sebelum sempat mendapatkan pengganti. Karena itu, memasang firmware khusus lebih masuk akal bagi orang yang nyaman mengutak-atik perangkat dan punya rencana jika prosesnya gagal.

Halaman:12Semua Halaman

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kode Redeem FC Mobile Terbaru Hari Ini 26 Oktober 2026: Klaim Pack & Coins Gratis