JAKARTA — Penggalangan donasi di puncak Hekrafnas 2026 diarahkan untuk membantu masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Dalam acara di Jakarta itu, peserta juga menggelar doa bersama sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang menghadapi bencana.
Aksi solidaritas tersebut membawa perhatian dari perayaan ekonomi kreatif ke kondisi masyarakat terdampak. Doa bersama tidak hanya berlangsung di Jakarta, tetapi juga melibatkan peserta di tujuh provinsi dan 17 negara, menurut Ketua Umum DPP GEKRAFS Kawendra Lukistian.
Doa bersama lintas wilayah
Hekrafnas atau Hari Ekonomi Kreatif Nasional 2026 diisi sejumlah agenda, termasuk menyanyikan lagu nasional, doa bersama, dan penggalangan donasi. Kegiatan itu menjadi bagian dari peringatan sekaligus wujud kepedulian GEKRAFS kepada masyarakat yang terdampak karhutla.
Kawendra mengatakan, doa bersama juga diminta dilaksanakan oleh peserta di luar Jakarta. Ia menyebut keterlibatan tujuh provinsi dan 17 negara sebagai bagian dari ajakan untuk memohon kekuatan menghadapi tantangan yang tengah dihadapi Indonesia.
“Karena kita di tengah tantangan dan bencana, kita minta ke-17 negara serta 7 provinsi lainnya dilakukan juga doa bersama supaya kita sama-sama bisa memohon kepada Yang Maha Kuasa agar bisa diberikan kekuatan, diberikan kemampuan untuk menghadapi segala tantangan yang ada,” ujar Kawendra.
Penggalangan bantuan dalam acara tersebut menyasar warga terdampak karhutla di Kalimantan. Bahan informasi yang disampaikan tidak merinci jumlah donasi, mekanisme penyaluran, maupun wilayah penerima secara spesifik. Karena itu, rincian tersebut belum dapat dipastikan dari keterangan yang tersedia.
Kolaborasi untuk ekosistem kreatif
Puncak Hekrafnas juga memuat agenda kerja sama kelembagaan. GEKRAFS menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan Polri dan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum.
Kerja sama itu disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi dalam pengembangan ekosistem ekonomi kreatif. Namun, keterangan sumber tidak menjabarkan ruang lingkup program, bentuk pelaksanaan, ataupun jadwal tindak lanjut dari MoU tersebut.
Dua agenda itu memberi porsi berbeda dalam peringatan Hekrafnas: dukungan bagi warga terdampak bencana dan kolaborasi untuk sektor kreatif.
Bagi masyarakat yang terdampak karhutla, donasi menjadi bentuk bantuan langsung yang diumumkan dalam acara, sementara rincian penyaluran akan menentukan bagaimana dukungan itu diterima. Informasi mengenai jumlah dana maupun perkembangan bantuan belum dicantumkan dalam keterangan yang tersedia.
Kawendra menempatkan doa bersama sebagai ajakan menghadapi keadaan sulit secara kolektif. “supaya kita sama-sama bisa memohon kepada Yang Maha Kuasa agar bisa diberikan kekuatan, diberikan kemampuan untuk menghadapi segala tantangan yang ada,” ujarnya.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.