Perluasan kemampuan, bukan sekadar jumlah kapal.
Dengan masuknya Elara Dalimbar 1, portofolio layanan maritim CSI didukung 15 kapal. Segmen offshore support melengkapi layanan logistik maritim yang sudah dijalankan perusahaan dan memberi grup ruang untuk menjajaki pekerjaan dengan kebutuhan teknis yang beragam.
Tangki bitumen tambah kapasitas di Merak
Ekspansi CDIA juga menyasar penyimpanan. Anak usaha di bidang kepelabuhanan dan penyimpanan, PT Redeco Petrolin Utama (RPU), meresmikan fasilitas tangki bitumen berkapasitas total 12.000 meter kubik di Merak, Banten.
Fasilitas itu terdiri dari tiga tangki berkapasitas masing-masing 3.000 meter kubik, 4.000 meter kubik, dan 5.000 meter kubik. Setelah penambahan ini, RPU akan mengoperasikan total 75 tangki penyimpanan untuk beragam produk, termasuk petrokimia, minyak bumi, pelumas, dan bitumen.
Bitumen digunakan dalam pembangunan dan pemeliharaan jalan. Ketersediaan fasilitas penyimpanan di Merak menambah layanan yang dapat menopang kebutuhan pelanggan sektor konstruksi, sekaligus memperluas peran RPU dalam rantai pasok material tersebut.
Grup juga melihat peluang menghubungkan pasokan, penyimpanan, dan transportasi bitumen. Aster Chemicals and Energy Pte. Ltd. memiliki kapabilitas pasokan bitumen, sedangkan CSI dan PT SCG Barito Logistics (SBL) menyediakan layanan logistik serta transportasi. RPU menangani penyimpanan dan kepelabuhanan.
Rangkaian kemampuan itu membuka peluang sinergi antarperusahaan dalam grup untuk membangun rantai pasok bitumen yang lebih terintegrasi. Bagi pelanggan industri, keterhubungan antara pasokan, penyimpanan, dan pengangkutan dapat memperluas pilihan layanan yang tersedia dalam satu kelompok usaha.
Perusahaan belum memerinci nilai potensi bisnis maupun kontribusi sinergi tersebut terhadap kinerja keuangan CDIA. Tahap berikutnya adalah melihat bagaimana tambahan kapal dan kapasitas penyimpanan itu diterjemahkan menjadi peluang proyek serta layanan bagi pelanggan industri.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.