Rabu, 28 Oktober 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Dari Racikan Sambal hingga Bandeng Presto, UMKM Sulsel Bertumbuh Bersama BI

Dari Racikan Sambal hingga Bandeng Presto, UMKM Sulsel Bertumbuh Bersama BI
Dari Racikan Sambal hingga Bandeng Presto, UMKM Sulsel Bertumbuh Bersama BI Foto: Katadata

Mesin bantu produksi, harga cabai tetap jadi tantangan

Bank Indonesia memberikan mesin filling pada 2025 untuk membantu pengisian sambal. Sebelumnya, pekerjaan itu dilakukan secara manual. Melyana menyebut mesin tersebut membuat proses produksi lebih efisien dan higienis.

Produk Simpati Lombok Kuning dibuat dengan cita rasa pedas dan asin, serta warna kuning alami dari perpaduan cabai. Proses produksinya dirancang higienis tanpa tambahan pewarna, pengawet, maupun MSG.

Namun, harga cabai sebagai bahan baku utama masih berfluktuasi. Saat wawancara berlangsung, Melyana menyebut harga cabai rawit mencapai Rp75.000 per kilogram, sementara harga normal biasanya berkisar Rp30.000-Rp32.000 per kilogram. Karena harga jual tidak bisa langsung dinaikkan, perubahan harga itu menuntut pengaturan produksi dan pesanan yang lebih cermat.

Strategi usaha mereka mengikuti kondisi pasokan. Saat harga cabai turun, produksi ditingkatkan untuk menambah stok. Ketika harga melonjak, mereka membatasi produksi dan lebih selektif menerima pesanan, dengan pelanggan lama sebagai prioritas.

Pengendalian biaya bahan baku berpengaruh langsung pada kemampuan usaha menjaga harga dan memenuhi pesanan. Bagi usaha pangan yang mengandalkan cabai, keputusan kapan menambah stok dan kapan membatasi produksi menjadi bagian penting dari pengelolaan arus usaha.

Produk Simpati Lombok Kuning telah masuk ke jaringan ritel modern di Sulawesi Selatan dan menjangkau pasar luar daerah. Pendampingan BI juga membuka peluang untuk masuk ke pasar Singapura. Dalam pertemuan yang difasilitasi BI, calon pembeli yang memiliki toko Indonesia di Singapura memberikan pesanan pembelian atau purchase order (PO), dan perusahaan merencanakan pengiriman perdana.

Sebelum memperluas penjualan ekspor, Melyana masih perlu menuntaskan izin edar BPOM dan menyiapkan sertifikasi pendukung. Kesiapan produksi dan pemenuhan standar produk menjadi pekerjaan berikutnya agar peluang pasar dapat ditindaklanjuti.

Bandeng presto tumbuh lewat pencatatan dan akses pasar

Sumanto, pendiri Bandeng Presto Bolubollo, memulai usaha pada 2021 setelah bekerja di perusahaan bidang keuangan. Ia tertarik mengolah bandeng karena bahan bakunya melimpah dan melihat peluang menghadirkan produk ikan yang praktis bagi konsumen.

Sumanto, yang akrab dipanggil Manto, belajar membuat bandeng presto dari tutorial di media sosial dan komunitas pengusaha bandeng presto. Saat mencari dukungan untuk perizinan, legalitas produk, dan pemasaran, ia kemudian bergabung dalam pembinaan BI pada 2023.

“Setelah bergabung dalam pembinaan, ternyata dukungannya tidak hanya mengenai keuangan, tetapi juga mencakup akses pasar, pelatihan, pengembangan kemasan, serta kerja sama dengan ritel modern,” kata Manto kepada Katadata, Kamis (22/10).

Salah satu materi yang dipelajari Manto ialah pencatatan keuangan menggunakan Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SIAPIK), aplikasi yang dikembangkan BI dan dapat digunakan secara gratis.

Catatan keuangan membantu pelaku usaha melihat kegiatan bisnis dengan lebih teratur, sementara dukungan akses pasar dan pengembangan kemasan memperluas bekal mereka untuk menjajaki saluran penjualan.

Bagi UMKM Sulsel, pembinaan tersebut menyentuh kebutuhan yang berbeda-beda: dari memisahkan uang usaha, memperbaiki proses produksi, hingga menyiapkan produk untuk pasar lebih luas. Simpati Lombok Kuning kini menyiapkan kelengkapan ekspor, sementara peluang pengiriman perdana ke Singapura menunggu kesiapan izin dan sertifikasi.

Halaman:12Semua Halaman

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair