JAKARTA — Lalu lintas di Tol Dalam Kota Jakarta padat di beberapa ruas menjelang demo 28 Oktober, Rabu pagi, sementara arus di depan Gedung DPR/MPR RI masih lancar. Pantauan Liputan6.com sekitar pukul 08.40 WIB menunjukkan antrean kendaraan di ruas Senayan arah Tomang dan Kuningan menuju Semanggi.
Kondisi ini perlu diperhatikan pengendara yang melintas di sekitar lokasi aksi. Demonstrasi dijadwalkan mulai pukul 10.00 WIB di sejumlah titik Jakarta, dan kepolisian menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional.
Lalu lintas Tol Dalam Kota padat di dua ruas
Di KM 09+200, ruas Senayan arah Tomang, kendaraan mengantre di salah satu jalur. Jalur lainnya terpantau lebih lancar.
Kepadatan juga terlihat di KM 06+400 pada ruas Kuningan–Semanggi. Antrean terjadi di jalur menuju Cawang, sedangkan arus di jalur berlawanan relatif lancar.
Situasinya berbeda di depan kompleks parlemen. Kendaraan yang melintas di Tol Dalam Kota depan Gedung DPR/MPR RI belum terlihat mengantre panjang, dan kawasan itu masih sepi dari massa demonstran saat pemantauan berlangsung.
Perbedaan kondisi tersebut berarti pengendara dapat menjumpai arus yang tidak sama dalam satu koridor perjalanan. Ruas yang padat berada di titik Senayan dan Kuningan, sementara jalur di depan DPR masih bergerak lancar pada pagi hari. Namun, keadaan lalu lintas dapat berubah ketika aksi dimulai.
Demo 28 Oktober dan rekayasa lalu lintas
Aksi penyampaian pendapat dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Mengutip akun Instagram @tmcpoldametro, lokasi yang menjadi titik aksi meliputi Gedung DPR/MPR RI, Bundaran HI, Monas, dan Tugu Tani di Jakarta Pusat.
Akun tersebut menyampaikan perkiraan kepadatan dan kemungkinan rekayasa arus secara situasional. “Sehubungan dengan adanya aksi penyampaian pendapat pada Rabu, 28 Oktober 2026, pukul 10.00 WIB hingga selesai, di kawasan DPR/MPR RI, Bundaran HI, Monas, dan Tugu Tani, Jakarta Pusat, diperkirakan terjadi kepadatan lalu lintas dan rekayasa arus secara situasional,” tulis akun itu.
Bagi masyarakat yang hendak melintasi kawasan tersebut, imbauan kepolisian adalah menghindari titik aksi, memilih rute alternatif, dan mengatur waktu perjalanan. Petugas juga meminta pengguna jalan mengikuti arahan di lapangan.
Informasi lalu lintas terbaru dapat dipantau melalui akun media sosial @tmcpoldametrojaya, sebagaimana disampaikan dalam unggahan tersebut. Pengendara sebaiknya mengecek kondisi sebelum berangkat dan memperhitungkan kemungkinan perubahan arus seiring perkembangan aksi.
Rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional. Perkembangan di lapangan menjadi penentu pengaturan arus berikutnya.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.