BANDUNG — Persib Bandung menambah 1.000 poin untuk koefisien Liga Indonesia di Asia setelah mencatat tiga kemenangan tanpa kebobolan di fase grup ACL Two musim 2026/2027. Kemenangan 2-0 atas Melbourne Victory pada 28/10 membawa Maung Bandung ke puncak Grup E dengan 9 poin.
Hasil itu punya arti lebih luas dari sekadar posisi Persib. Perolehan koefisien Liga Indonesia disebut menembus 30.000 poin, sementara tiga pertandingan tersisa memberi Persib kesempatan menambah kontribusi bagi ranking sepak bola nasional di Asia.
Persib jaga cleansheet, koefisien Liga Indonesia terdongkrak
Persib membuka rangkaian kemenangan dengan menundukkan FC Seoul 0-1 pada 16/9. Berikutnya, mereka mengalahkan Viettel FC 1-0 pada 14/10, sebelum menutup tiga laga awal dengan kemenangan 2-0 atas Melbourne Victory.
Tiga kemenangan, tiga kali tanpa kebobolan. Catatan itu membuat Persib mengumpulkan 9 poin dan memimpin Grup E. Dalam laga melawan Melbourne Victory, Balsa Sekulic mencetak dua gol untuk memastikan kemenangan tim yang ditangani Igor Tolic.
Kontribusi Persib terhadap koefisien Liga Indonesia berasal dari performa di kompetisi Asia. Artikel Radarcirebon.com menyebut Maung Bandung menyumbang 1.000 poin hingga perolehan Indonesia melampaui 30.000 poin. Angka itu menambah dorongan bagi liga nasional dalam persaingan ranking kawasan.
Bagi klub dan sepak bola Indonesia, koefisien bukan sekadar angka di tabel. Pergerakan ranking mencerminkan hasil klub di kompetisi kontinental dan menjadi ukuran daya saing liga di Asia. Karena itu, hasil Persib berpengaruh melampaui fase grup yang sedang mereka jalani: setiap kemenangan dapat memperkuat catatan Indonesia.
Tiga laga tersisa jadi peluang tambahan
Persib belum menuntaskan fase grup. Tiga pertandingan masih tersedia, dan hasil di laga-laga itu dapat kembali memengaruhi kontribusi klub terhadap koefisien nasional. Posisi teratas dan 9 poin saat ini membuat peluang menuju play-off semakin terbuka, tetapi tiket belum dipastikan hanya dari catatan tersebut.
Di lapangan, tiga cleansheet juga menunjukkan ketahanan pertahanan Persib selama awal fase grup. Tim tak hanya mengamankan kemenangan, tetapi menjaga gawang tetap utuh ketika menghadapi tiga lawan berbeda. Kemenangan atas Melbourne Victory memberi penutup yang meyakinkan, dengan Sekulic menjadi penentu lewat brace.
Persib bukan satu-satunya klub Indonesia yang disebut berperan dalam kenaikan koefisien. Borneo FC juga tampil di ACGL, menurut laporan Radarcirebon.com. Gabungan kontribusi dari wakil Indonesia di kompetisi Asia membantu menjelaskan mengapa perolehan liga kembali meningkat.
Laporan yang sama menyebut Indonesia sebelumnya pernah berada di bawah Kamboja dalam koefisien. Kini perolehan liga dikabarkan telah menembus 30.000 poin, meski posisi ranking negara dapat berubah mengikuti hasil klub-klub di kompetisi Asia.
Catatan Persib masih dapat bertambah. Setelah mengalahkan FC Seoul, Viettel FC, dan Melbourne Victory, Maung Bandung kini mengantongi 9 poin dari tiga laga awal Grup E ACL Two.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.