Selasa, 3 November 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Laba DIM Rp702,72 Miliar hingga April, Ini Penopangnya

Laba DIM dan laporan keuangan Danantara hingga April 2026
Laporan keuangan PT Danantara Investment Management mencatat laba hingga April 2026. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — Laba DIM mencapai Rp702,72 miliar hingga April 2026, memberi ruang bagi PT Danantara Investment Management membukukan keuntungan meski beban keuangannya mencapai Rp1,01 triliun. Capaian itu tercatat dalam laporan keuangan per 30 April 2026 yang dimuat dalam prospektus penerbitan Global Medium Term Note di Bursa Efek Singapura.

Perusahaan pengelola investasi milik Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara Indonesia itu mencatat laba bersih US$40,61 juta. Nilai rupiah yang dicantumkan dalam bahan laporan adalah Rp702,72 miliar.

Selisih kecil muncul dalam angka konversi yang dilaporkan sumber pembanding: US$40,61 juta disebut setara Rp705,73 miliar. Karena nilai rupiah dalam prospektus yang menjadi dasar laporan utama tercatat Rp702,72 miliar, angka itu digunakan sebagai acuan dalam artikel ini.

Laba DIM ditopang amortisasi dan selisih kurs

Pendapatan DIM hingga 30 April 2026 tercatat Rp1,09 juta. Pada periode yang sama tahun sebelumnya, perusahaan belum membukukan pendapatan. Sementara itu, keuntungan dari amortisasi pendapatan tangguhan mencapai Rp644,23 miliar, disertai keuntungan selisih kurs Rp306,02 miliar.

Kedua pos keuntungan itu menopang hasil akhir perusahaan. Bebannya besar.

DIM mencatat beban operasional Rp330,55 miliar dan beban keuangan Rp1,01 triliun hingga April. Beban keuangan itu lebih tinggi daripada keuntungan amortisasi pendapatan tangguhan maupun keuntungan selisih kurs secara terpisah. Namun, gabungan kedua keuntungan tersebut membantu perusahaan tetap mencatat laba bersih.

Ada perbedaan kecil pada beberapa angka dalam sumber pembanding. Di sana, pendapatan ditulis Rp1,10 triliun, beban operasional Rp330,56 miliar, dan keuntungan selisih kurs Rp306,03 miliar. Angka laporan utama yang digunakan di sini adalah Rp1,09 juta, Rp330,55 miliar, dan Rp306,02 miliar.

Bagaimana kinerja DIM dibandingkan 2025?

Sepanjang 2025, DIM membukukan pendapatan Rp801,24 miliar dan laba bersih Rp116,33 miliar. Beban operasional perusahaan tercatat Rp525,62 miliar, sedangkan beban keuangan mencapai Rp460,73 miliar. Keuntungan amortisasi pendapatan tangguhan pada tahun itu sebesar Rp301,39 miliar.

Perbandingan tersebut menunjukkan bahwa keuntungan bersih hingga April 2026 sudah lebih besar daripada laba sepanjang 2025. Namun, angka periode berjalan juga mencakup keuntungan amortisasi dan selisih kurs yang menopang hasil akhir, sementara beban keuangan tetap menjadi komponen besar dalam laporan.

Halaman:12Semua Halaman

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

Uji dirimuTes Logika Ringan: 10 Soal Asah Otak, Berapa Skormu? →
TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair