Rabu, 4 November 2026 WIB
DAERAH

Kalender Bali 4 November: Makna Pagerwesi dan Dewasa Ayu

Kalender Bali 4 November saat Hari Raya Pagerwesi di pura
Suasana pura dengan persembahan tradisional untuk memperingati Pagerwesi di Bali. (Ilustrasi: AI)

DENPASAR — Kalender Bali 4 November 2026 menetapkan Rabu sebagai Buda Kliwon Sinta, bertepatan dengan Hari Raya Pagerwesi. Penanggalan ini menjadi rujukan masyarakat Bali untuk menentukan waktu kegiatan keagamaan, usaha, pertanian, pernikahan, hingga kelahiran.

Hari ini punya arti khusus bagi umat Hindu Bali. Penentuan dewasa ayu atau hari baik dapat membantu masyarakat memilih waktu untuk menjalankan kegiatan sesuai tradisi, sementara kalender juga memuat hari yang dipandang kurang baik untuk aktivitas tertentu.

Kalender Bali 4 November dan Pagerwesi

Buda Kliwon Sinta menandai posisi hari dalam penanggalan Bali pada Rabu, 4 November. Hari itu bertepatan dengan Pagerwesi, salah satu hari raya yang tercantum dalam kalender umat Hindu Bali.

Kalender Bali masih digunakan dalam berbagai urusan sehari-hari dan keagamaan. Warga merujuk penanggalan ini, antara lain, saat merencanakan upacara, kegiatan usaha, pekerjaan pertanian, pernikahan, maupun kelahiran.

Rujukan tersebut bukan semata-mata soal tanggal. Perhitungan hari dan unsur penanggalan membantu menentukan ala ayuning dewasa ayu, yakni pertimbangan mengenai waktu yang baik, serta dewasa ala atau waktu yang dinilai kurang baik untuk melakukan kegiatan tertentu.

Bagaimana kalender Bali menentukan hari baik?

Kalender Bali mengadopsi sistem penanggalan Saka dari India yang telah disesuaikan dengan unsur lokal. Salah satu acuannya ialah pengalantaka, yang digunakan dalam penetapan purnama dan tilem.

Perhitungan juga melibatkan weweran dan wuku. Pertemuan unsur-unsur hari itu menjadi bagian dari pertimbangan untuk menentukan waktu yang dianggap baik atau kurang baik bagi suatu kegiatan.

Perhitungannya berlapis. Karena itu, sebuah hari tidak cukup dilihat dari nama hari dalam pekan saja. Warga menggunakan unsur kalender yang berkaitan untuk memahami penilaian dewasa pada tanggal tertentu.

Apa dampaknya bagi kegiatan masyarakat?

Bagi masyarakat yang memakai kalender Bali, penetapan hari dapat memengaruhi kapan rencana keagamaan maupun kegiatan keluarga dan pekerjaan dilaksanakan. Keterkaitan dengan pertanian dan usaha juga membuat informasi dewasa ayu relevan di luar urusan upacara.

Pagerwesi yang bertepatan dengan Buda Kliwon Sinta memberi konteks keagamaan pada penanggalan Rabu ini. Warga yang hendak menentukan waktu kegiatan dapat menjadikan kalender sebagai salah satu rujukan, lalu menyesuaikannya dengan keperluan masing-masing.

Untuk mengetahui ala ayuning dewasa ayu secara terperinci pada Rabu ini, masyarakat dapat merujuk pada perhitungan kalender Bali untuk tanggal tersebut. Informasi hari baik dan buruk dalam kalender digunakan sesuai jenis kegiatan yang hendak dilakukan.

Penanggalan berikutnya akan bergeser mengikuti hitungan kalender Bali. Warga yang merencanakan kegiatan setelah Pagerwesi dapat kembali mencermati unsur hari, wuku, serta penetapan dewasa pada tanggal yang dituju.

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram
Uji dirimuTes Hitungan dan Logika Cepat: 10 Soal Jebakan Otak, Berapa Skormu? →