JAKARTA — Kebakaran ruang panel listrik Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, pada Sabtu (7/11/2026) malam ditangani dengan pengerahan 15 mobil pemadam dan 60 personel. Api berhasil dilokalisasi dalam operasi yang dimulai setelah laporan warga diterima pukul 20.23 WIB.
Asap putih terlihat memenuhi salah satu area stasiun, sementara sejumlah pekerja tampak panik. Petugas tiba di lokasi pukul 20.32 WIB dan mulai memadamkan api dua menit kemudian.
Command Center Damkar menyebut titik kebakaran berada di ruang panel listrik. Petugas melokalisasi api pukul 20.50 WIB, lalu melakukan pendinginan mulai pukul 21.03 WIB. Operasi dinyatakan selesai pada pukul 21.15 WIB.
Penanganan kebakaran Stasiun Gambir berlangsung 43 menit
Rangkaian operasi pemadaman berlangsung selama 43 menit sejak dimulai. Pengerahan 15 unit mobil pemadam dengan kekuatan 60 personel menjadi bagian dari penanganan kebakaran di stasiun yang melayani perjalanan kereta api dari dan menuju Jakarta.
Menurut keterangan Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat, informasi awal datang dari warga. Setelah laporan diterima, petugas bergerak ke lokasi dan mulai melakukan pemadaman. Api kemudian berhasil dibatasi sebelum rangkaian pendinginan dilakukan.
Penanganan cepat di area stasiun penting bagi warga yang menggunakan layanan kereta maupun pekerja yang beraktivitas di dalamnya. Asap yang terlihat dan kebakaran pada fasilitas listrik dapat memicu kekhawatiran, sementara proses lokalisasi membantu mencegah api meluas ke bagian lain.
Bagaimana kondisi perjalanan kereta?
KAI Daop 1 Jakarta menyatakan perjalanan kereta dari dan menuju Stasiun Gambir tetap berjalan normal setelah kejadian. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan tidak ada perjalanan yang terganggu.
“Kami memastikan tidak ada perjalanan kereta api yang terganggu akibat kejadian ini. Seluruh perjalanan dari dan menuju Stasiun Gambir tetap berlangsung normal,” kata Franoto dalam keterangan resmi.
KAI menyebut petugas berkoordinasi dengan unit terkait dan pemadam kebakaran dalam menangani situasi. Perusahaan juga menyampaikan akan melakukan evaluasi bersama pihak terkait untuk meninjau penyebab kejadian serta kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat di lingkungan stasiun.
Perbedaan waktu pelaporan muncul dalam keterangan yang disampaikan masing-masing pihak. Command Center Damkar mencatat laporan warga masuk pukul 20.23 WIB, sedangkan keterangan KAI menyebut laporan diterima pukul 20.37 WIB. Keterangan KAI juga menyebut api padam pada pukul 20.55 WIB, sementara catatan Damkar mencatat operasi berakhir pukul 21.15 WIB setelah pendinginan.
Perbedaan itu tercatat pada urutan dan waktu penanganan, tetapi kedua keterangan sama-sama menyebut kebakaran terjadi pada Sabtu malam dan perjalanan kereta tetap berjalan normal. Evaluasi yang dijanjikan KAI akan menjadi tindak lanjut untuk meninjau penyebab kebakaran dan kesiapan penanganan darurat di Stasiun Gambir.









📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.