SINGAPURA — Jensen Huang, CEO Nvidia, mengakui perselingkuhan dan meminta maaf kepada keluarganya saat perusahaan membuka penyelidikan independen atas dugaan upaya intelijen asing yang menargetkan dirinya. Isu ini menyangkut bukan hanya kehidupan pribadi bos pembuat cip AI itu, tetapi juga keamanan informasi perusahaan yang produknya penting bagi industri teknologi.
Nvidia mengumumkan penyelidikan melalui pernyataan perusahaan pada Minggu. Dewan direksi menyatakan akan menelaah informasi yang tersedia, sementara Huang menyatakan mendukung proses tersebut dan bersedia bekerja sama.
Jensen Huang dan penyelidikan Nvidia
Huang mengakui telah tidak setia kepada istrinya, Lori Huang. Dalam pesan kepada perusahaan, ia meminta maaf atas dampak tindakannya terhadap istri dan anak-anaknya serta mengatakan tidak memiliki alasan untuk membenarkannya.
Penyelidikan dewan berangkat dari laporan mengenai kemungkinan Huang menjadi sasaran upaya intelijen asing. Nvidia menyatakan dewan tidak memiliki alasan untuk meyakini keamanan nasional atau rahasia perusahaan telah dibobol. Namun, pemeriksaan akan mencakup seluruh informasi yang tersedia.
Dewan juga menyatakan tetap percaya kepada Huang dan tim kepemimpinannya. Belum ada pernyataan bahwa posisi Huang sebagai CEO terancam. Perusahaan belum mengumumkan hasil penyelidikan.
Dugaan hubungan dengan Alice Huang
Perhatian tertuju pada Alice Huang, eksekutif asal China yang bekerja di sebuah pusat data berbasis di Singapura. Laporan yang menjadi latar pemberitaan menyebut Jensen Huang memiliki hubungan dekat dengannya. Pejabat Amerika Serikat dilaporkan mencurigai Alice sebagai mata-mata China yang mengirim informasi kepada Beijing.
Dugaan itu belum dinyatakan sebagai temuan penyelidikan Nvidia. Sumber pembanding mencatat laporan berbeda pada akhir Oktober dan awal November yang mengaitkan Alice Huang dengan kekhawatiran intelijen di Amerika Serikat, Singapura, dan Taiwan.
Perbedaan cakupan laporan tersebut membuat pemeriksaan dewan penting untuk menguji apakah hubungan pribadi itu beririsan dengan akses terhadap informasi sensitif.
Sejumlah ketua komite Partai Republik di DPR Amerika Serikat juga meminta Huang memberikan penjelasan mengenai hubungannya dengan Alice Huang dan pengendalian Nvidia atas informasi sensitif. Senator Chris Coons, dari Partai Demokrat, turut menyerukan penyelidikan Kongres setelah laporan itu muncul.











































📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.