DENPASAR — Kalender Bali 9 November menetapkan Senin sebagai Soma Kliwon Landep, bertepatan dengan Tilem Kelima dan Kajeng Kliwon. Penanggalan ini menjadi panduan masyarakat Bali untuk menentukan waktu kegiatan keagamaan, usaha, pertanian, pernikahan, hingga kelahiran.
Paduan hari dan sasih itu juga digunakan untuk menilai kegiatan yang dianggap baik atau kurang baik dilakukan. Karena itu, penanggalan hari ini memberi acuan bagi warga yang menyesuaikan rencana dengan perhitungan adat Bali.
Kalender Bali 9 November dan perhitungan dewasa
Kalender Bali memakai sejumlah unsur penanggalan untuk menentukan ala ayuning dewasa, yakni penilaian mengenai hari yang baik dan hari yang kurang baik untuk melakukan kegiatan. Perhitungannya melibatkan pengalantaka serta weweran yang dipadukan dengan wuku.
Pengalantaka menjadi acuan untuk menetapkan purnama dan tilem. Sementara itu, pertemuan weweran dengan wuku ikut menentukan penilaian hari untuk keperluan tertentu.
Kalender Bali mengadopsi sistem penanggalan Saka dari India, tetapi telah mengalami penyesuaian dengan unsur lokal. Perpaduan itu membuat kalender ini tidak hanya menunjukkan hari dan tanggal, tetapi juga digunakan untuk mempertimbangkan waktu pelaksanaan kegiatan masyarakat.
Dipakai untuk kegiatan adat dan keseharian
Bagi warga yang mengikuti perhitungan kalender Bali, penetapan Soma Kliwon Landep bersama Tilem Kelima dan Kajeng Kliwon menjadi informasi praktis sebelum menjalankan kegiatan. Dampaknya terasa pada pemilihan waktu: rencana keagamaan, pekerjaan pertanian, usaha, maupun acara keluarga dapat diselaraskan dengan hari yang dinilai sesuai.
Namun, penilaian hari baik dan buruk bergantung pada jenis kegiatan. Kalender Bali menyajikan pertimbangan untuk beragam keperluan, bukan satu aturan yang sama bagi semua acara. Warga dapat merujuk rincian ala ayuning dewasa hari itu sesuai tujuan yang hendak dilakukan.
Penyebutan Tilem Kelima menandai hari tilem dalam perhitungan kalender Bali. Kajeng Kliwon juga tercatat bertepatan dengan Senin tersebut, sehingga kedua penanda itu hadir bersamaan dengan Soma Kliwon Landep.
Penggunaan kalender ini mencakup urusan sosial dan ekonomi warga, bukan hanya pelaksanaan ritual. Penentuan waktu untuk pernikahan atau kelahiran, misalnya, termasuk dalam pemanfaatan penanggalan yang disebutkan dalam kalender Bali.
Dengan demikian, informasi hari ini menggabungkan nama wewaran, wuku, dan penanda penanggalan yang menjadi rujukan warga. Kalender Bali mencatat Senin, 9 November, sebagai Soma Kliwon Landep yang bertepatan dengan Tilem Kelima dan Kajeng Kliwon.










































📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.