Senin, 9 November 2026 WIB
OLAHRAGA

Norwich City Menang 5-0, Babak Kedua Bristol City Runtuh

Norwich City merayakan kemenangan telak atas Bristol City di Ashton Gate
Pemain Norwich City merayakan gol dalam kemenangan 5-0 atas Bristol City di Ashton Gate. (Ilustrasi: AI)

ASHTON GATE — Norwich City menang 5-0 atas Bristol City di Stadion Ashton Gate dalam lanjutan Sky Bet Championship, setelah lima kali menjebol gawang tuan rumah. Norwich mengunci kemenangan lewat gol Paris Maghoma, Harry Darling, Andre Brooks, Jovon Makama, dan Mathias Kvistgaarden.

Hasil telak itu menambah catatan sembilan gol Norwich dalam dua kemenangan tandang beruntun. Bagi Bristol City, kekalahan kandang ini memicu kemarahan suporter dan nyanyian yang mendesak pelatih Michael Skubala mundur.

Norwich City 5-0 Bristol City: gol beruntun usai jeda

Babak pertama berjalan ketat dan kedua tim beberapa kali kehilangan bola karena salah umpan. Norwich memecah kebuntuan pada menit ke-22 ketika Paris Maghoma membawa bola sejauh 40 yard tanpa kawalan, lalu mengarahkan tembakan mendatar ke sudut gawang Brad Collins.

Bristol City punya peluang untuk membalas sembilan menit kemudian. George Tanner mengirim bola lewat lemparan ke dalam, tetapi tendangan voli jarak dekat Scott Twine mengarah tepat ke kaki kiper Dan Grimshaw.

Norwich masuk jeda dengan keunggulan satu gol. Setelah turun minum, tekanan tim tamu meningkat dan pertahanan Bristol City kesulitan menjaga bentuknya.

Harry Darling menggandakan keunggulan pada menit ke-53 lewat sundulan, setelah Jason Knight gagal mengantisipasi bola di kotak penalti. Tiga menit berselang, Maghoma beralih menjadi pemberi umpan dan menyiapkan gol Andre Brooks melalui umpan tarik.

Bristol City tak mampu menghentikan gelombang serangan itu. Pemain pengganti Jovon Makama menyambut umpan silang Anthony Musaba pada menit ke-70, sebelum Mathias Kvistgaarden menuntaskan penalti pada menit ke-80. Wasit memberikan tendangan penalti setelah Lisav Eissat melakukan pelanggaran.

Babak kedua jadi sorotan Skubala

Skor 5-0 memperlihatkan perubahan tajam setelah jeda. Norwich tampil lebih tajam saat menyerang, sementara Bristol City gagal merespons gol kedua dan kemudian kebobolan tiga kali lagi.

Kekalahan itu menjadi kekalahan kandang kelima Bristol City di liga sepanjang musim berjalan. Reaksi dari tribune pun keras, dengan suporter menyanyikan tuntutan agar Skubala dipecat.

Pelatih Bristol City tersebut meminta maaf kepada pendukungnya dan mengakui performa babak kedua jauh dari harapan. “Hal pertama yang harus saya lakukan adalah meminta maaf kepada para penggemar kami karena babak kedua tidak cukup baik, baik dari saya maupun para pemain. Ini adalah pukulan besar pertama seperti itu dalam karier saya dan ini sangat menyakitkan,” ujar Skubala.

Skubala menilai timnya langsung menyerah setelah Norwich mencetak gol kedua. Ia menyebut jeda internasional mendatang sebagai kesempatan penting untuk membenahi persoalan internal dan mendorong tim bangkit dari hasil buruk di kandang.

Clement puji kedewasaan pemain muda Norwich

Di kubu pemenang, pelatih Norwich Philippe Clement menyoroti perkembangan para pemain muda dan cara tim menjaga intensitas. Norwich juga mencetak gol melalui beberapa pemain, bukan hanya mengandalkan satu sumber serangan.

“Kami berkembang dari pekan ke pekan dan saya melihat para pemain muda mulai menunjukkan kedewasaan mereka. Saya sangat bangga dengan intensitas, kedisiplinan, serta kualitas penguasaan bola yang kami tampilkan hari ini,” kata Clement.

Kemenangan tandang ini memberi Norwich dorongan dari hasil dan jumlah gol, sementara Bristol City harus memakai jeda internasional untuk merespons kekalahan kandang kelima mereka. Clement juga mengapresiasi pendukung Norwich yang menempuh perjalanan jauh untuk menyaksikan timnya berlaga.

(AN)

Artikel Untuk Anda

📲
Ikuti JournalArta di WhatsApp & Telegram

Berita terpenting nasional, ekonomi, dan teknologi langsung di HP-mu. Gratis, tanpa spam.

Bagikan: Facebook Twitter Telegram
Uji dirimuKuis Sejarah Hari Pahlawan: 10 Soal Pertempuran Surabaya 1945, Berapa Skormu? →