Senin, 9 November 2026 WIB
OLAHRAGA

PB Djarum di Superliga Junior 2026: Raih Lima Gelar Juara

PB Djarum di Superliga Junior 2026
PB Djarum di Superliga Junior 2026

KUDUS — PB Djarum merebut lima gelar di MilkLife Superliga Junior 2026 yang berakhir di GOR Djarum, Jati, Kudus, Minggu (8/11/2026). Hasil itu mengantar klub tuan rumah menjadi juara umum sekaligus mencatatkan capaian lima kategori juara dalam satu penyelenggaraan.

PB Djarum meraih gelar U-15 Putri, U-17 Putra dan Putri, serta U-19 Putra dan Putri. Lima kemenangan itu menjadi capaian pertama sejak Superliga Junior mulai digelar pada 2016. Klub asal Kudus tersebut juga memperpanjang catatan juara umum selama enam tahun beruntun.

Lima gelar PB Djarum di Superliga Junior 2026

Gelar di kelompok U-19 menjadi salah satu penentu dominasi PB Djarum. Tim putra dan putri sama-sama menjadi juara, sekaligus membawa pulang Piala Liem Swie King dan Piala Susy Susanti.

Di final U-19 Putra, PB Djarum mengalahkan PB Jaya Raya Jakarta dengan skor 3-1. Radithya Bayu Wardana membuka kemenangan setelah menundukkan Maharishiel Timotius Gain dalam dua gim, 15-9 dan 17-15.

PB Djarum lalu menambah keunggulan melalui pasangan ganda Anju Siahaan dan Muhammad Rizki Mubarrok. Jaya Raya sempat memperkecil jarak ketika Nazwan Abdillah mengatasi Yudha Rendra Wijaya dalam tiga gim, 9-15, 15-3, 15-9.

Namun, pasangan Faizal Pangestu dan Raihan Daffa Edsel Pramono memastikan gelar bagi Djarum. Mereka menang atas Akmal Nurrahman dan Revand Harianto dengan skor 16-14, 11-15, 15-10.

Target juara tetap diikuti evaluasi

Manajer tim PB Djarum, Fung Permadi, mengapresiasi penampilan para pemain, tetapi mengingatkan tim agar tidak berhenti pada perayaan gelar. Ia menyebut evaluasi tetap diperlukan untuk memperbaiki persiapan menuju kompetisi berikutnya.

“Saya melihat para pemain tampil maksimal sehingga mendapatkan hasil terbaik. Namun, tidak hanya merayakan, kami juga akan tetap melakukan evaluasi agar ke depannya bisa lebih baik lagi,” ujar Fung.

Fung juga berharap turnamen mendatang memperoleh dukungan lebih luas dan menarik lebih banyak klub luar negeri dengan kualitas kompetitif. Catatan penyelenggaraan kali ini memberi konteks pada harapan itu: tim kuat Banthongyord dari Thailand dan tim Vietnam mengundurkan diri, sehingga persaingan di beberapa sektor, khususnya U-19, terasa lebih ringan bagi PB Djarum.

Kejuaraan di Kudus ini diikuti 707 pebulu tangkis muda dari tujuh negara. Jumlah peserta itu menunjukkan persaingan internasional tetap hadir, meski absennya dua tim tersebut mengurangi tantangan yang dihadapi tuan rumah.

Bagi pembinaan bulu tangkis Indonesia, hasil ini membawa dua catatan sekaligus. Lima gelar memperlihatkan keberhasilan PB Djarum menjaga performa di banyak kelompok usia, sementara harapan Fung soal peserta luar negeri menegaskan pentingnya lawan kompetitif bagi perkembangan pemain muda.

PB Djarum menutup turnamen dengan lima gelar, termasuk kemenangan 3-1 atas Jaya Raya di final U-19 Putra.

(PE)

Artikel Untuk Anda

📲
Ikuti JournalArta di WhatsApp & Telegram

Berita terpenting nasional, ekonomi, dan teknologi langsung di HP-mu. Gratis, tanpa spam.

Bagikan: Facebook Twitter Telegram
Uji dirimuKuis Sejarah Hari Pahlawan: 10 Soal Pertempuran Surabaya 1945, Berapa Skormu? →