JAKARTA — Polda Metro Jaya memutasi tiga pejabat utama dan menggelar serah terima jabatan di Jakarta pada Jumat (6/11/2026), termasuk menunjuk Brigjen Pol. Ade Ary Syam Indradi sebagai Kepala Biro Operasi (Karoops).
Pergantian juga mencakup posisi Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) dan Direktur Intelijen Keamanan (Dirintelkam). Rotasi ini mengubah susunan pejabat pada tiga fungsi yang berperan dalam pengawasan, pengendalian operasi, serta deteksi dini gangguan keamanan.
Mutasi Polda Metro Jaya mencakup jabatan apa saja?
Jabatan Irwasda beralih dari Brigjen Pol. Sri Satyatma kepada Kombes Pol. Rifki. Sementara itu, Ade Ary menggantikan Brigjen Pol. La Ode Aries El Fathar sebagai Karoops.
Untuk posisi Dirintelkam, Kombes Pol. Ardyansyah menggantikan Kombes Pol. Miko Indrayana. Ketiga pergantian itu diserahterimakan dalam upacara yang dipimpin Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto.
Upacara berlangsung di Aula Lantai 2 Gedung Promoter Polda Metro Jaya. Dadang memimpin langsung prosesi sertijab hasil mutasi tersebut.
Peran tiga jabatan dalam kerja kepolisian
Dadang menyampaikan bahwa penyegaran organisasi diperlukan untuk meningkatkan efektivitas kinerja kepolisian. Menurut dia, setiap posisi yang berganti memiliki fungsi strategis dalam struktur Polda Metro Jaya.
“Irwasda memegang fungsi pengawasan internal yang krusial untuk memastikan akuntabilitas, sementara Karoops bertanggung jawab penuh terhadap koordinasi dan pengendalian operasional di lapangan,” kata Dadang.
Irwasda menangani pengawasan internal. Fungsi ini berkaitan dengan akuntabilitas kerja di lingkungan kepolisian, sehingga pergantian pejabatnya menjadi bagian dari penataan kepemimpinan pada fungsi pengawasan.
Karoops mengoordinasikan dan mengendalikan kegiatan operasional di lapangan. Peran itu membuat pergantian dari La Ode Aries El Fathar kepada Ade Ary berhubungan langsung dengan pengelolaan operasi kepolisian di wilayah Polda Metro Jaya.
Adapun Dirintelkam menjalankan fungsi deteksi dini untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas. Dengan Ardyansyah menggantikan Miko Indrayana, satu dari tiga posisi yang dirotasi berfokus pada pemantauan potensi gangguan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Bagi masyarakat, tiga fungsi tersebut berkaitan dengan cara kepolisian mengawasi kinerja internal, mengatur operasi, dan membaca potensi gangguan keamanan. Penyegaran jabatan yang disampaikan Kapolda diarahkan untuk mendukung efektivitas kerja pada fungsi-fungsi itu, meski tiap posisi memiliki tanggung jawab berbeda.
Perubahan jabatan berlangsung melalui serah terima yang dipimpin Kapolda, bukan sekadar pergantian nama dalam struktur. Upacara itu menandai perpindahan tanggung jawab dari pejabat sebelumnya kepada pejabat pengganti pada ketiga posisi utama.
Dengan rotasi tersebut, Kombes Pol. Rifki kini menjabat Irwasda, Brigjen Pol. Ade Ary Syam Indradi mengisi posisi Karoops, dan Kombes Pol. Ardyansyah memimpin Dirintelkam. Tiga jabatan itu memiliki fokus berbeda, tetapi seluruhnya berada dalam struktur utama Polda Metro Jaya.
Kapolda menempatkan efektivitas kinerja sebagai alasan penyegaran organisasi. Jabatan Karoops yang kini dipegang Ade Ary menjadi salah satu bagian dari perubahan yang mengatur koordinasi dan kendali operasional di lapangan.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.