JAKARTA — Dukungan perempuan Golkar kepada Bahlil Lahadalia ditegaskan Ketua Bidang Perempuan DPP Partai Golkar Hetifah Sjaifudian pada Minggu (8/11/2026), saat isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) beredar. Ia meminta kader tetap tenang dan menjaga konsolidasi partai.
Pernyataan itu menegaskan posisi organisasi perempuan Golkar di tengah spekulasi pergantian kepemimpinan. Hetifah mengatakan kader sebaiknya tidak membiarkan kabar yang belum jelas sumbernya mengganggu kerja partai.
Golkar dukung Bahlil dan jaga konsolidasi
Hetifah, yang juga Ketua Umum PP KPPG, menyebut jajaran perempuan Golkar tetap satu barisan di bawah kepemimpinan Bahlil. Dukungan itu, kata dia, diarahkan pada penguatan konsolidasi dan peningkatan peran partai dalam pembangunan nasional.
“Perempuan Golkar tetap solid, kompak, dan satu barisan di bawah kepemimpinan Ketua Umum Bapak Bahlil Lahadalia,” kata Hetifah dalam keterangan tertulisnya. Ia juga menyatakan kader perempuan mendukung langkah Bahlil memperkuat partai.
Isu Munaslub menjadi perhatian karena berpotensi memicu spekulasi soal kepemimpinan dan mengalihkan energi kader dari agenda organisasi. Hetifah meminta anggota, khususnya kader perempuan di berbagai daerah, tidak mudah terpengaruh informasi yang kebenarannya belum dipastikan.
Jangan terpancing isu.
Menurut Hetifah, Partai Golkar memiliki mekanisme organisasi yang harus menjadi rujukan kader. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan dan kepercayaan agar spekulasi tidak mengganggu kerja partai.
Isu Munaslub dan mekanisme organisasi
Sejumlah pemberitaan mengenai isu yang sama juga memuat tanggapan Wakil Ketua Umum Golkar Ahmad Doli Kurnia. Ia membantah terlibat dalam penyebaran selebaran mengenai Munaslub dan menyatakan tidak mengetahui pihak yang menyebarkannya.
Doli menekankan bahwa urusan partai semestinya mengikuti Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga serta peraturan organisasi. Ia juga menyebut hubungannya dengan Bahlil berjalan baik dan keduanya telah berkoordinasi mengenai dinamika yang berkembang.
Selebaran yang beredar disebut memuat rencana Munaslub pada 29 November 2026 di Hotel Mercure Convention Center Ancol. Informasi itu menjadi bagian dari isu yang ditanggapi Doli; ia menegaskan tak mengetahui penyebarannya dan tidak terkait dengan selebaran tersebut.
Tanggapan para kader memperlihatkan bahwa isu tersebut tidak hanya menyangkut kabar pergantian ketua umum. Bagi organisasi, spekulasi yang beredar dapat menyita perhatian dan menghambat konsolidasi, sementara kader tetap diminta menjalankan agenda partai.
Kader perempuan diarahkan ke kerja nyata
Hetifah menyatakan KPPG bersama kader perempuan akan terus aktif memperkuat partai hingga ke akar rumput. Ia mendorong energi kader diarahkan pada kerja nyata, aspirasi rakyat, serta perluasan partisipasi dan kepemimpinan perempuan.
Pesan itu memberi fokus yang lebih konkret bagi kader di tengah kabar Munaslub: menjaga organisasi sambil meneruskan kegiatan politik dan kerja partai. Bagi masyarakat, arah tersebut berarti Golkar menyatakan ingin mempertahankan perhatian pada agenda pembangunan dan aspirasi rakyat, bukan hanya polemik internal.
Hetifah juga menyampaikan keyakinan bahwa kebersamaan dan soliditas kader akan mendukung peran Golkar bagi bangsa dan negara. Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan dukungan perempuan Golkar kepada Bahlil.
Untuk saat ini, Hetifah meminta kader tetap bekerja sesuai agenda partai dan menjaga konsolidasi. Ia menegaskan KPPG akan terus mengambil peran aktif hingga ke akar rumput.











































📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.