Rabu, 22 Juli 2026 WIB
BREAKING
OPINI

Akan Lebih Bijak Dan Elegan Bila Artaria Dahlan Bermohon Maaf Kepada Warga Jabar

Akan Lebih Bijak Dan Elegan Bila Artaria Dahlan Bermohon Maaf Kepada Warga Jabar
Foto: Banten, Journalarta.com - Pernyataan keras Artaria Dahlan yang mengkritik Kajati (Kepala Kejaksaan Tinggi) Jawa Barat yang menggunakan bahasa Sunda dalam…

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pun ikut mendesak agar Arteria Dahlan meminta maaf kepada masyarakat Sunda. “Saya, mengimbau Bapak Arteria Dahlan sebaiknya meminta maaf kepada masyarakat Sunda di Nusantara ini,” kata Kamil Ridwan dari Kuta, Bali, seperti dilaporkan CNN Indonesia.

Artaria Dahlan memang sempat menyampaikan klarifikasi soal Bahasa Sunda yang katanya disalah tafsirkan maksudnya itu. Dia menegaskan bahwa yang dia permasalahkan bukan bahasa Sundanya, tetapi dia mengendus ada bawahan Jaksa Agung yang mencoba cari muka kepada Jaksa Agung. Toh dia tetap meyakini kebenaran yang dia lakukan seperti insiden pada Oktober 2019 yang menuai kontroversi terkait sikapnya saat beradu argumen dengan ekonom senior Profesor Emil Salim.

Ketika itu, Artaria Dahkan memotong penjelasan Profesor Emil Salim ketika sedang berbicara, lalu berdiri dan menunjuk-nunjuk Emil Salim dengan menuding pemikiran Emil Salim yang sesat. Meski menuai banyak kecaman, Artaria Dahlan menyebut sikapnya itu sebagai bentuk perjuangan ideologi, karenanya dia menolak untuk meminta maaf kepada Emil, seperti yang dianjurkan juga oleh Radwan Kamil dalam kasus Bahasa Sunda yang dirasakan menyinggung kehormatan masyarakat Jawa Barat.

Sebelum itu pun, pada 28 Maret 2018, Arteria pernah melontarkan kata yang kasar kepada Kementerian Agama dengan kata bangsat dalam rapat kerja Komisi III DPR. Sehari kemudian, sadar dan mau meminta maaf atas ucapannya. (Sumber : wikipedia.org). Artaria Dahlan pasti akan lebih bijak dan elegan bila berendah hati untuk meminta maaf pada warga mssyarakat Jawa Barat. Karena apa sih beratnya meminta maaf itu, kalau pun apa yang sesungguhnya dikatakan itu tidak seperti apa yang dimaksudkan. Tapi toh, pendapat dan saran sudah kebih dari cukup untuk bersikap lebih ugahari.

Jakarta, 20 Januari 2022

Penulis : Jacob Ereste

(Ketua Pembina Komunitas Buruh Indonesia dan Atlantika Institut Nusantara)

Halaman:12Semua Halaman

(FI)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda