Sebaliknya Yan yang kini menjabat sebagai anggota Komisi IV di DPRD Provinsi Babel turut pula mendesak agar pihak PT Timah segera menerbitkan SPK untuk kepentingan masyarakat Belo Laut agar bisa menambang timah secara legal di wilayah IUP milik PT Timah.
“Nah kalau tidak ditepati janjinya itu sama saja artinya pihak PT Timah telah melakukan pembodohan terhadap masyarakat,” sesal Yan.
Beda lagi diungkapkan oleh penasihat hukum masyarakat Belo Laut, Agus Purnomo.SH terkait aksi demo damai yang digelar oleh sekelompok massa asal warga Desa Belo Laut saat itu. Agus pun menegaskan ia beremcana akan melakukan upaya-upaya lainnya terkait mendukung aspirasi masyarakat setempat untuk dapat menambang timah di perairan desa setempat.
“,Jika nantinya harapan masyarakat ini tidak terealisasi maka kita bererncana akan melakukan langkah-langkah atau upaya lainnya dengan harapan agar aspjrasi masyarakat desa ini bisa terwujud,” kata pengacara asal Kota Muntok ini ditemui di sela-sela usai aksi demo.
Di tempat terpisah, Asiang selaku pihak perwakilan perusahaan tambang biji timah (CV Jaya Mandiri) mengatakan jika pihaknya memang pernah dihubungi perwakilan masyarakat desa setempat (Desa Belo Laut) guna mendukung sekaligus membantu terkait rencana kegiatan penambangan biji timah di perairan desa setempat.
“Iya betul masyarakat meminta pihak kita guna mendukung rencana kegiatan tambang di perairan Desa Belo Laut. Nah untuk surat pengajuan permohonan kerja sudah kami sampaikan ke pihak PT Timah,” ungkap Asiang kepada tim media ini.
Meski begitu, Asiang pun sangatlah berharap pula agar pihak PT Timah segera menerbitkan SPK-nya sehingga keinginan masyarakat desa setempat dapat segera terwujud tanpa ada kendala apapun.
“Kami pada prinsipnya selalu siap membantu masyarakat di masa pandemi Covid-19 ini guna meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya warga Desa Belo Laut,” tegas Asiang.
Aksi sekelompok massa yang menggear demo saat itu menuai apresiasi positip dari pihak aparat kepolisian di daerah lantaran aksi demo berlangsung tertib dan damai tanpa ada aksi anarkis.
Tak cuma itu Kapolsek Muntok, Iptu Ogan pun mengakui jika pihaknya mendukung aksi damai yang digelar oleh sekelompok warga asal Desa Belo Laut saat itu.
“Kita dukung aspirasi masyarakat ini.,” kata Kapolsek singkat seraya menambahkan terkait aksi massa siang itu pihak kepolisian di daerah telah menerjunkan sedikktnya 40 personil untuk pengamanan aksi demo damai tersebut. (Red/Tim KBO Babel)
