“Jadi, nilai inflasi Kep. Bangka Belitung terendah se-Indonesia. Kalau bulan kemarin kita terbaik nomor dua, bulan ini kita terbaik nomor satu. Mudah-mudahan ke depan, kita tetap memimpin bagaimana menanggulangi inflasi. Untuk itu, perlu adanya dukungan semua pihak, termasuk juga media,” ungkap Pj. Gubernur Suganda.
Dalam hal ini, banyak upaya yang dilakukan Pemprov. Kep Babel, salah satunya pelaksanaan program Gule Kabung yang diusulkan oleh Pj. Gubernur Suganda. Pada program ini, terdapat Strategi 4K (Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi dan Komunikasi Efektif).
Yakni pertama, dalam keterjangkauan harga, Giat Gule Kabung mengadakan dialog dan memberikan bantuan kepada masyarakat, kegiatan Pasar Murah, dan cek harga pangan. Kedua, dalam ketersediaan pasokan, ASN Pemprov Kep. Babel berinovasi dalam Program Blue Green dan Peninjauan ke Pasar Pagi untuk mengecek harga dan ketersediaan pasokan.
Ketiga, dalam kelancaran distribusi, pemerintah provinsi yang berkoordinasi dengan GM Angkasa Pura II Bangka Belitung untuk penambahan slot penerbangan, yang bersinergi melayani masyarakat di setiap pelosok Bangka Belitung, penurunan harga tiket, mendatangi Kementerian PUPR mengenai Jalan Nasional Provinsi.
Keempat, dalam komunikasi efektif pemerintah provinsi mendatangi Kantor Air Asia, dimana Pj Gubernur Suganda mengharapkan Air Asia membuka rute penerbangan ke Kep. Bangka Belitung, dan upaya perubahan status internasional Bandara Belitung agar dipertahankan.(*)
