Kamis, 9 Juli 2026 WIB
BREAKING
DAERAH

Statemen Direktur Walhi Babel Soal Co-firing PLTU Air Anyir Dianggap Bikin Gaduh oleh Ketua GMPBB

Ketua Ormas BMPBB
Ketua Ormas BMPBB Deki Kurniawan. (Foto: Ist)

Bangka, Journalarta.com – Dukungan Pemerintah Daerah kabupaten Bangka terhadap pembangunan Pabrik Woodchip oleh PT. Maharaksa Biru Energi Tbk [OASA] sepertinya tidak mendapat dukungan dari Direktur Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Kepulauan Bangka Belitung, Jessix Amundian.

Hal itu seperti statmentnya dilaman https://www.mongabay.co.id/2023/07/17/pltu-air-anyir-solusi-energi-bersih-di-pulau-bangka/ edisi 17 Juli 2023, pada paragraf ke tujuh dan ke delapan yang tertulis “Keberadaan co-firing PLTU Air Anyir tidak pantas menggunakan label green energy. Sebab, aktivitas di hulunya tetap melepaskan karbon dan metana, dari kegiatan penambangan batubara dan penebangan kayu,” Sabtu [15/07/2023].

“Ini solusi palsu dari transisi energi bersih di Indonesia,” ujar Jessix pada Paragraf ke delapan.

Pernyataan Jessix tersebut mendapat reaksi keras dari Ketua Organisasi Masyarakat Barisan Muda Patriot Bangka Belitung (Ormas BMPBB) Deki Kurniawan saat bertemu awak media pada Kamis, (20/7/2023) di sebuah cafe di Pangkalpinang.

Deki mengatakan, Direktur Walhi Babel jangan membuat gaduh terhadap iklim investasi di Babel khususnya di Kabupaten Bangka.

Menurut Deki, Pembangunan pabrik Woodchip PT. Mentari Biru Energi di Desa Air Duren Kecamatan Mendo Barat itu semata untuk membantu Program Pemerintah mengurangi emisi karbon dunia.

” Investasi di Bangka jangan diracuni dengan opini pribadi yang hanya asal bicara saja, apalagi pernyataan itu keluar dari mulut seorang Direktur Walhi Babel. Kaji dulu sebelum bicara!!!” tegasnya.

Lebih lanjut, Deki mengungkapkan bahwa pembangunan Pabrik Woodchip itu sendiri dapat mengurangi kerusakan alam akibat pengrusakan hutan oleh galian penambangan yang mengeruk energi fosil sebagai bahan baku PLTU.

Dengan adanya teknologi Co-firing, konsumsi energi fosil dapat dikurangi dengan mencampurkan energi fosil dengan wood chip sehingga dipastikan dapat mengurangi emisi karbon, penggunaan biomassa sebagai energi alternatif itu nyata dan tidak palsu seperti yang dikatakan Jessix.

” Transisi energi itu baik dan tidak merugikan masyarakat, penggunaan biomassa itu merupakan langkah bijak Pemerintah dalam mengurangi emisi karbon dunia. Ketahui dulu biomassa itu apa dan seperti apa teknologinya, harusnya Walhi Babel mendukung jika memang cinta lingkungan, bukan malah terkesan memprovokasi masyarakat dengan tuduhan yang tidak disertai data untuk menghambat program pemerintah. Toh listriknya dipake juga kan oleh masyarakat dan Walhi Babel ??,” sindirnya.

Halaman:12Semua Halaman

(FI)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda