Senin, 13 Juli 2026 WIB
BREAKING
DAERAH

Wujudkan Desa Pemali Jadi Sentra Ikan Tawar, PT Timah Gelar Pelatihan Pembenihan

Wujudkan Desa Pemali Jadi Sentra Ikan Tawar, PT Timah Gelar Pelatihan Pembenihan
Foto: Bangka, Journalarta.com - PT Timah Tbk menyelenggarakan pelatihan untuk Pokdakan dan juga masyarakat di Desa Pemali di Balai Pertemuan Desa Pemali, Kecamatan…

“Kemarin kami sempat survei ke rumah para peternak ikan, mereka sangat berterima kasih karena sudah difasilitasi desa dan dibantu oleh PT Timah untuk mengadakan kegiatan ini, sebab bagi mereka pelatihan ini sangat luar biasa dampaknya,” imbuhnya.

Senada dengan Kepala Desa, Ketua Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Pemali, Harom (45) mengungkapkan, banyak sekali manfaat yang mereka rasakan dari pelatihan ini seperti pemijahan, penanganannya, memilih indukan yang baik dan perawatan yang baik sehingga bisa menghasilkan anakan yang baik pula.

“Harapan kami kepada PT Timah, pertama kami ini ingin diarahkan ke yang lebih besar. Dengan adanya kontrol dari PT Timah kami bisa berkembang dengan pesat. Karena kalau kami ini tidak dikomandoi mungkin kami tidak tahu arah, hanya sebatas penghasilan hari-harian saja dan tidak bisa berkembang pesat,” harapnya.

Selama ini, kata Harom, ada beberapa kendala yang mereka alami sehingga menyebabkan mereka belum bisa menjadikan Desa Pemali sebagai sentra ikan air tawar. Namun setelah mendapatkan pelatihan ini mereka optimis bisa untuk mewujudkan Desa Pemali jadi sentra ikan air tawar.

“Selama ini kami sendiri-sendiri, jadi wajar saja jika keinginan kami menjadikan Desa Pemali ini sebagai sentral ikan air tawar enggak tercapai. Dengan adanya pelatihan ini temen-temen pun menjadi merasa yakin dengan tujuan dari program-program desa pun menuju Pemali menjadi sentral ikan air tawar,” katanya.

Menurut Harom, pelatihan seperti ini memang perlu dilakukan untuk mengembangkan budidaya air tawar. Selama ini proses bisnis yang dilakukan Pokdakan pembesaran lele, nila, patin dan Gurami.

“Memang kami membutuhkan pelatihan semacam ini, apalagi dengan pelatihan ini kami dikenal secara mendalam tentang pemijahan. Sebab selama ini untuk bibit lele itu kami sering beli di Pangkalpinang, dimana dalam sekali pembelian itu sekitar 10 ribu bibit lele, dengan modal kurang lebih 2 jutaan. Bahkan terkadang kita juga bisa beli 15 ribu, hingga 20 ribu bibit dari luar,” bebernya.

Dengan adanya pelatihan dari PT Timah ini, mereka bisa melakukan pemijahan sendiri dak tidak perlu membeli lagi malah bisa menjual bibit lele.

“Jadi untuk pemijahan sendiri bener-bener masih buta lah, pernah kami mencoba untuk memijah, namun belum maksimal, mungkin ilmunya masih kurang. Tapi setelah mengikuti pelatihan ini, kami merasa lebih yakin dan inshaallah bisa untuk melakukan hal tersebut,” tandas Harom. (*)

Halaman:12Semua Halaman

(FI)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda