Jumat, 10 Juli 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Transisi Energi Jadi Solusi Saat Emisi Masih Tinggi

Transisi Energi Jadi Solusi Saat Emisi Masih Tinggi
Foto: JAKARTA, JOURNALARTA.Com - Jelang akhir tahun tepatnya sekitar bulan Oktober, November, hingga Desember biasanya identik dengan musim penghujan

Bahkan perusahaan plat merah seperti PT PLN (Persero) pun juga melakukan hal serupa. Langkah yang dilakukan oleh PLN dalam melakukan transisi energi juga bertujuan untuk mendorong ekonomi kerakyatan. Pasalnya kalau krisis iklim tidak diatasi maka bisa memberikan tekanan ekonomi kepada masyarakat.

Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN, Evy Haryadi mengatakan bahwa saat ini PLN telah menjalankan berbagai pengembangan teknologi guna mengurangi emisi CO2 seperti pengembangan biomassa co-firing, efisiensi jaringan transmisi dan pembangkit, mengganti PLTU subcritical menjadi PLTU supercritical dan ultra supercritical, gas combined cycle serta renewables energy.

“Seperti co-firing misalnya, kita punya target 52 lokasi dan hingga saat ini telah berjalan 43 lokasi dan berhasil menurunkan emisi sekitar 1 juta ton CO2 ekuivalen,” kata Haryadi dikutip dari website resmi PLN.

Dia mengatakan, saat ini PLN sudah berhasil melakukan efisiensi jaringan transmisi dan distribusi yang berhasil menurunkan emisi sebesar 2,8 juta ton CO2.

“Di sisi lain, teknologi PLTU subcritical kita upgrade menjadi PLTU supercritical dan ultra supercritical,yang akan dapat menurunkan emisi sebesar 20,8 juta ton CO2,” jelasnya.

Tak hanya itu, sepanjang 2021-2024 PLN pun terus berupaya untuk meningkatkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU)maupun layanan Home Charging Services yang terintegrasi di PLN Mobile.

Selama periode tersebut PLN telah meningkatkan 5,6 kali lipat jumlah SPKLU menjadi 1.582 unit, home charging service meningkat 130 kali lipat menjadi 14.524 unit. Serta meningkatkan SPLUmenjadi 9.956 unit, dan 8 kali lipat SPBKLU sebanyak 2.182 unit.

Untuk keberadaan 1.582 SPKLU merupakan kolaborasi PLN bersama 27 mitra yang tersebar di 1.131 lokasi seluruh Indonesia. Dengan rincian, 990 SPKLU milik PLN dan 592 SKLU milik mitra.

Upaya PLN untuk melakukan transisi energi pun mendapatkan apresiasi dari sejumlah pihak, salah satunya melalui ajang detikcom Awards 2024. Dalam ajang tersebut PLN meraih kategori Perusahaan Terdepan dalam Penggerak Ekonomi Kerakyatan dalam Transisi Energi.

Direktur Utama (Dirut) PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI), Iwan Agung Firstantara mengatakan penghargaan tersebut memicu perusahaan untuk terus memberikan kontribusi besar terhadap transisi energi.

Halaman:1234Semua Halaman

(FI)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda