Dengan semangat, Ipong menyebutkan bahwa generasi muda adalah penentu masa depan Indonesia di tahun 2045.
“Kita tidak bisa bicara Indonesia Emas kalau hari ini kita abaikan Gen Z dan Milenial. Mereka harus dipersiapkan sejak sekarang: otak cerdas, hati jujur,” ungkapnya.
Ia menegaskan komitmennya untuk menciptakan ruang kreatif, pelatihan kewirausahaan, dan sistem pendidikan vokasi yang relevan agar anak muda Pangkalpinang tak hanya siap kerja, tapi juga siap memimpin.
Kehadiran dr. Ismi di Podcast KBO Babel juga menjadi bentuk apresiasinya terhadap peran media.
Ia menyebut jurnalis sebagai corong informasi dan publikasi yang memiliki kekuatan membangun persepsi publik.
“Media seperti KBO Babel punya kekuatan luar biasa dalam membranding, bukan hanya tokoh, tapi juga membentuk narasi kemajuan daerah.
Sinergi dengan media adalah bagian penting dari demokrasi yang sehat,” ujarnya menutup sesi.
Dengan mengusung semangat pengabdian dan pengalaman nasional, Brigjen TNI (Purn) dr. Ismi Purnawan tampil sebagai calon pemimpin yang membawa warna baru: seorang teknokrat dengan jiwa pengayom.
Sosok yang tak hanya menawarkan janji, tapi juga rekam jejak dan gagasan konkret untuk membangun Pangkalpinang menuju kota yang lebih bermartabat, sehat, dan modern. (KBO Babel)