Selasa, 26 Mei 2026 WIB
BREAKING
INTERNASIONAL

Terungkap: Penyerangan Kimia di Ginza Tokyo Lukai 20 Orang

Area ATM mal mewah Ginza Tokyo tempat penyemprotan zat kimia yang melukai 20 pengunjung oleh pria tak dikenal
Foto: Tribunnews

Sebuah insiden mengejutkan terjadi di kawasan elit Ginza, Tokyo, Jepang, pada Minggu siang waktu setempat. Seorang pria diduga menyemprotkan zat kimia berbahaya di area mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri) sebuah pusat perbelanjaan mewah, mengakibatkan sedikitnya 20 orang mengalami luka-luka. Polisi Metropolitan Tokyo kini memburu pelaku yang melarikan diri dari lokasi kejadian.

Menurut saksi mata, kejadian bermula saat pelaku yang mengenakan pakaian kasual tiba-tiba mengeluarkan semprotan berisi cairan tak dikenal di sudut area ATM mal tersebut. Cairan itu menyebar dengan cepat, menyebabkan sejumlah pengunjung yang sedang bertransaksi dan berada di sekitar lokasi mengeluhkan iritasi mata, sesak napas, dan rasa perih di kulit.

Kondisi Korban dan Respons Darurat

Pihak keamanan mal segera mengevakuasi seluruh pengunjung dan melakukan penutupan sementara area yang terkontaminasi. Petugas paramedis tiba di lokasi dalam waktu kurang dari 15 menit dan memberikan pertolongan pertama kepada para korban. Sebagian besar korban mengalami gejala ringan hingga sedang, meski beberapa di antaranya harus dibawa ke rumah sakit terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Tim khusus bahaya kimia dari Kepolisian Metropolitan Tokyo langsung dikerahkan untuk mengidentifikasi jenis zat yang digunakan pelaku. Hingga kini, hasil analisis forensik masih berlangsung untuk memastikan apakah zat tersebut tergolong bahan kimia berbahaya atau sekadar iritan tingkat rendah. Pihak berwenang tidak mengesampingkan kemungkinan motif terorisme, meski belum ada indikasi atau klaim tanggung jawab dari kelompok manapun.

Pelaku Masih Buron, Polisi Perketat Keamanan

Berdasarkan rekaman CCTV yang telah diamankan polisi, pelaku adalah pria berusia sekitar 30-40 tahun dengan tinggi badan sekitar 170 sentimeter. Ia terlihat meninggalkan mal dengan tenang melalui pintu keluar darurat sebelum tim keamanan menyadari kejadian tersebut. Polisi telah menyebarkan sketsa wajah pelaku dan meminta bantuan masyarakat untuk memberikan informasi terkait keberadaannya.

Kawasan Ginza yang dikenal sebagai distrik perbelanjaan kelas atas di Tokyo kini dipenuhi petugas kepolisian yang melakukan patroli ekstra. Pihak pengelola mal juga telah meningkatkan protokol keamanan dengan melakukan pemeriksaan tas di setiap pintu masuk dan menambah personel keamanan di area-area strategis.

Insiden ini mengingatkan pada beberapa kasus serupa yang pernah terjadi di Jepang, termasuk serangan gas sarin di kereta bawah tanah Tokyo pada 1995 yang menewaskan 13 orang. Meski skala kejadian kali ini jauh lebih kecil, masyarakat Jepang tetap waspada mengingat Tokyo akan menjadi tuan rumah berbagai acara internasional dalam waktu dekat.

Pemerintah Jepang melalui Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk segera melaporkan hal-hal mencurigakan kepada pihak berwenang. Hotline darurat pun dibuka 24 jam untuk menampung informasi terkait pelaku maupun kejadian serupa di wilayah lain.

Hingga artikel ini ditulis, kondisi seluruh korban dinyatakan stabil dan sebagian besar telah diperbolehkan pulang setelah menjalani observasi medis. Penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap motif di balik aksi penyemprotan zat kimia yang meresahkan tersebut.

Sumber: Tribunnews (baca selengkapnya)

Sumber: Tribunnews (baca selengkapnya)

— fds
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

📝 Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Komentar akan ditinjau sebelum tampil.